
Cyanogen, pembuat aplikasi bersangkutan, menghubungi Google setelah menarik aplikasi mereka dari Google Play Store. Google melaporkan bahwa walau “aplikasi tersebut tidak berbahaya” namun tetap tidak diperbolehkan masuk ke dalam Google Play Store karena “mendorong pengguna untuk menghilangkan warranty mereka” dengan memberikan akses pada feature bootloader dan mempermudah proses flashing untuk aplikasi pihak ketiga.
CyanogenMod, yang memiliki 8 juta pengguna memberikan update dan memperluas sistem Android dengan membawa feature-feature baru ke perangkat tersebut. Para pembuatnya ingin membawa aplikasi ini menjadi platform sistem operasi terpopuler ketiga setelah Android dan iOS.
via CyanogenMod Blog
0 comments:
Post a Comment