Temash adalah APU AMD terakhir
yang dikategorikan Ultra-Low Power oleh AMD. Sementara itu, Kabini
adalah APU AMD yang memiliki performa lebih tinggi dari Temash, namun
dengan konsumsi daya rendah pula. Keduanya dirancang untuk hadir dalam
laptop dan tablet. Sebagaimana biasanya, solusi AMD umumnya memang
cenderung lebih terjangkau. Oleh sebab itu, Temash dan Kabini hadir di
laptop dengan harga terjangkau pula.
Dalam ajang APU13 di San Jose, USA kali ini AMD mengumumkan detail
lebih lanjut mengenai penerus kedua APU tersebut di atas. Kabini akan
digantikan oleh Beema. Sementara Temash digantikan oleh Mullins. Sama
dengan pendahulunya, kedua APU baru ini pun merupakan sebuah sistem SoC
dan bisa memiliki hingga 4 core. Adapun sisi prosesor yang digunakannya
adalah core Puma.
Peningkatan Performa per Watt
AMD menampilkan bahwa Mullins dan Beema mampu mengalahkan
pendahulunya denga performa lebih dari 2 kali lipat. Hasil pengujian
tersebut dilakukan dengan PCMark 8 Home dan 3DMark11. Sayangnya, tidak
dijelaskan berapa skor yang diperoleh. Satu hal yang sangat menarik jika
kami memperhatikan detail pengujian ini adalah jumlah keping memori
yang dipakai. Semua sistem yang diuji menggunakan 2 keping DDR3. Apakah
ini pertanda bahwa Mullins dan Beema bisa menggunakan konfigurasi dual
channel memory? Jika benar, kami tak heran jika peningkatan performa
kedua APU baru ini bisa sangat tinggi. Sebab, Temash dan Kabini hanya
bisa menggunakan konfigurasi single channel memory (dalam pengujian juga
menggunakan 2 keping).
Konsumsi Daya Lebih Rendah, Cocok untuk Tablet
AMD menyatakan bahwa Beema memiliki TDP di ksiaran 10W-25W.
Pendahulunya, Kabini, memiliki TDP 15W-25W. Sebuah perbedaan yang cukup
jauh jika mengingat peningkatan performa yang cukup tinggi.
Mullins, yang dirancang untuk bekerja tanpa kipas pendingin, memiliki
SDP 2W atau kurang. Lagi-lagi, ini adalah perbaikan yang patut diacungi
jempol jika dilihat dari peningkatan performanya. Tidak dibutuhkannya
kipas pendingin membuat Mullins cocok untuk tablet, laptop super-tipis,
atau perangkat 2-in-1.
Kolaborasi dengan Microsoft untuk Dukungan Windows 8.1
Seiring dengan diumumkannya Beema dan Mullins, AMD pun menjelaskan
mengenai kolaborasi dengan Microsoft dalam hal ini optimalisasi Windows
8.1.
AMD Wireless Display bisa dijalankan dengan Windows 8.1 seiring dukungan teknologi Miracast.
Peningkatan performa pun dijanjikan AMD.
Optimalisasi pada Windows 8.1 dan peningkatan performa dari AMD driver
dilakukan untuk memperbaiki performa platform APU.
Dukungan WebGL pada Internet Explorer 11 membuat
penggunaan APU AMD mampu meningkatkan kenyamanan penggunanya saat
browsing di Internet. Akselerasi WebGL akan dibantu dengan sisi grafis
dari APU AMD.
Microsoft InstantGo sudah dikenal cukup lama dapat
membuat komputer menjadi terasa lebih responsif dan bisa mempertahankan
konektivitas meski CPU memasuki tahap ‘sleep’. Kini AMD pun mengumumkan
bahwa APU terbarunya sudah mendukung MS InstantGo tersebut.
Dilengkapi ARM TrustZone
ARM sudah mengumumkan ARM TrustZone yang mampu menjaga sekuriti
sebuah sistem. Perlindungan ini dilakukan dengan menyematkan prosesor
ARM ke dalam sebuah SoC. Beema dan Mullins adalah dua APU pertama, yang
diumumkan oleh AMD, yang sudah memiliki tambahan prosesor ARM di dalam
SoC-nya, untuk kebutuhan sekuriti.
ARM TrustZone menyediakan Trusted Execution Environment (TEE) yang
melindungi sistem dari serangan software. Selain itu, ARM TrustZone juga
menyuguhkan kemampuan pengendalian ekstra. Hal ini tentu sangat
dibutuhkan dalam era Internet ini, bukan?
AMD Dockport
Pengembangan teknologi AMD tampaknya sangat pesat. Beema dan Mullins
pun dilengkapi dengan AMD Dockport. Sistem interkoneksi ini mampu
menghubungkan koenktivitas daya listrik, USB 3.0 dan tampilan (display)
dalam satu kabel saja.
Beema dan Mullins: Diluncurkan sebelum pertengahan tahun 2014
Tertarik dengan kedua tawarn AMD ini? Tampaknya konsumen tidak perlu
menunggu terlalu lama. AMD menjanjikan bahwa keduanya akan tersedia
sebelum pertengahan tahun 2014. Jika dilihat dari rencana tersebut,
seharusnya dalam pamera Computex 2014, kita akan melihat banyak
laptop/tablet yang menggunakan kedua APU baru tersebut. Satu hal yang
perlu diingat, jangan menyamakan Beema dan Mullins dengan Kaveri. Kedua
APU low-power ini tidak dirancang untuk HSA. Jadi, keduanya tidak
memiliki hQ dan hUMA seperti Kaveri.