Business

Showing posts with label Operating System. Show all posts
Showing posts with label Operating System. Show all posts

Smartphone Entry-level Samsung Bakal Terima Update Android KitKat

Smartphone Entry-level Samsung Bakal Terima Update Android KitKat
Android-KitKat-Samsung
Beberapa hari lalu, beberapa vendor seperti HTC, Motorola, dan Asus telah mengumumkan secara resmi ketersediaan update sistem operasi mobile terbaru milik Google, yakni Android KitKat 4.4, ke masing-masing perangkat smartphone ternama mereka. Samsung selaku perusahaan elektronik yang memimpin pangsa pasar smartphone di dunia juga telah mengumumkan ketersediaan update Android KitKat pada jajaran smartphone high-end-nya.
Beberapa jajaran smartphone high-end milik Samsung yang bakal menerima Android KitKat di antaranya Galaxy Note 3, Galaxy Note 2, Galaxy S3, dan Galaxy S4. Samsung memang dikenal sebagai vendor yang memiliki paling banyak varian smartphone di pasaran. Mulai dari kelas low-end, entry-level, hingga high-end.
Khusus untuk kelas entry-level, jumlah smartphone Samsung dikelas tersebut memang dikenal memiliki paling banyak varian dan juga para konsumen setianya. Demi memuaskan para konsumennya, Samsung dilaporkan akan turut menghadirkan update Android KitKat pada jajaran smartphone entry-level-nya.
Samsung Galaxy
Menurut berita yang kami sadur dari GSMArena, terdapat bocoran berupa daftar smartphone entry-level milik Samsung yang akan menerima update Android KitKat, di antaranya, Galaxy S4 mini, Galaxy S3 mini, Galaxy Ace 3, Galaxy S Advance, Galaxy Core, Galaxy Fame, Galaxy Fresh dan Galaxy Ace 2.
Akan tetapi, pihak Samsung dilaporkan akan melihat terlebih dahulu apakah beberapa smartphone entry-level tersebut mampu menjalankan Android Kitkat dengan lancar, mengingkat bahwa sistem operasi mobile terbaru milik Google itu mampu dijalankan pada perangkat mobile dengan RAM minimal 512MB.

Maret 2014, Android KitKat Hadir di LG G2

Maret 2014, Android KitKat Hadir di LG G2
MG_4670-500x388
Terkait kehadiran Android 4.4 KitKat, para produsen smartphone mulai menyiapkan update sistem operasi untuk produknya. LG pun tak mau ketinggalan untuk menghadirkan KitKat di smartphone high-end mereka, G2.
Menurut bocoran dari pihak perusahaan asal Korea Selatan ini kepada situs teknologi Mobile Syrup, update tersebut baru akan meluncur di Kanada pada Maret 2014.
Belum ada informasi soal kapan KitKat dirilis untuk pengguna G2 di negara lainnya. Walaupun begitu, kemungkinan jadwalnya tidak berbeda jauh.
Jadwal yang dipilih LG memang membuat pengguna G2 menunggu sedikit lebih lama dibandingkan pengguna smartphone Android lainnya. Sebagian besar produsen pesaing menjadwalkan update pada Januari 2014 mendatang.
Seperti diketahui, LG G2 adalah smartphone yang dibekali berbagai hardware papan atas dan mengusung sistem operasi Android 4.2.2 Jelly Bean. LG G2 pertama kali diumumkan pada Agustus 2013 yang lalu.
Smartphone ini memiliki layar True HD-IPS full HD 1080 berukuran 5 inci (424ppi), prosesor 2.2GHz quad-core Qualcomm Snapdragon 800, Adreno 330, RAM 2GB, kamera utama 13 megapixel, kamera depan 2.1 megapixel, baterai 3000mAh, dan pilihan memori internal 16GB hingga 32GB.
Sumber: TechRadar

Google Luncurkan Android KitKat untuk Samsung Galaxy S4, HTC ONE dan Motorola Moto X

Google Luncurkan Android KitKat untuk Samsung Galaxy S4, HTC ONE dan Motorola Moto X
13 November lalu, pihak Google secara resmi mengumumkan kehadiran update sistem operasi mobile android 4.4 KitKat  untuk para pengguna tablet Google Nexus 7 dan Nexus 10. Dalam waktu tidak lama setelah pihak Google mengumumkan kehadiran Android 4.4 KitKat ini, pihak Samsung, Motorola dan HTC-pun juga mengumumkan secara resmi dan mengkonfirmasi bahwa smartphone andalan milik mereka juga akan memperoleh update Android 4.4 Kitkat dalam waktu dekat ini.
Android Kitkat
Walaupun sampai saat ini pihak Samsung, HTC dan Motorola masih belum merilis update sistem operasi Android 4.4 KitKat versi “khusus” untuk masing-masing produk smartphone andalan milik mereka (Samsung Galaxy S4, HTC ONE dan MOTO X). Ternyata pada hari ini pihak Google secara resmi mengumumkan kehadiran sistem operasi Android 4.4 KitKat ini pada ketiga gadget smartphone ini melalui akun resmi milik Android di Google+.
Android Kitkat Googleplus

Dimulai dari hari ini, pihak Google memang secara resmi merilis sistem operasi Android 4.4 KitKat untuk smartphone Samsung Galaxy S4, HTC ONE dan Motorola MOTO X. Akan tetapi update Android 4.4 KitKat ini hanya berlaku untuk perangkat-perangkat smartphone Samsung Galaxy S4, HTC ONE dan Motorola MOTO X versi Google Play saja, sedangkan untuk para pengguna versi lainnya harus tetap sabar menunggu kehadiran update resmi Android 4.4 KitKat untuk versi perangkat milik mereka masing-masing.
SUMBER: ENGADGET

Windows 8.2 Direncanakan Hadir pada Bulan Januari 2014

Windows 8.2 Direncanakan Hadir pada Bulan Januari 2014
win 8.2Meskipun Windows 8.1 baru saja resmi diluncurkan pada bulan lalu, sepertinya banyak hal yang masih perlu diperbaiki untuk menarik lebih banyak pengguna. Rupanya Microsoft juga menyadari hal itu dan saat ini kabarnya Microsoft sedang mempersiapkan update besar yang diharapkan akan diresmikan pada awal 2014.
Rumor mengatakan bahwa update tersebut akan disebut Windows 8.2 dan akan membawa beberapa peningkatan, fitur b
aru dan perbaikan bug. Diyakini bahwa Windows 8.2 akan membawa kembali Start Menu, salah satu kekecewaan terbesar dari sistem operasi Windows 8. Walaupun Start Button sudah kembali pada update Winodws 8.1, namun sebagaimana kita ketahui bahwa Start Button tersebut hanya akan membawa kita kembali ke Metro Screen, bukan membuka menu sebagaimana yang ada pada Windows 7 atau di bawahnya.
Selain kembalinya Start Menu, Windows 8.2 dikabarkan akan membawa perbaikan pada Internet Explorer dan File Explorer. Update Windows 8.2 dikabarkan akan tersedia sebagai update gratis melalui App Store mulai Januari 2014.

Update Apple iOS 7.0.4 Sudah Tersedia

Update Apple iOS 7.0.4 Sudah Tersedia
7.0.4

Hari ini Apple melakukan update terhadap beberapa perangkat mobile ternamanya yang menggunakan iOS seperti iPhone 4 , 4S , 5 , 5C , dan 5S , iPod touch generasi kelima , dan  iPad tetapi model generasi pertama . Update yang di lakukan khusus untuk iOS yang telah menggunakan iOS 7. Apple hanya meluncurkan update sebesar 37.6MB untuk menjadi iOS 7.0.4. Pada capture yang kami lakukan, Apple hanya melakukan update untuk memperbaiki bug pada panggilan FaceTime gagal untuk beberapa pengguna, tidak lebih dari itu.
Anda dapat melakukan update  dengan cara menyambungkan perangkat mobile Anda ke jaringan wifi, lalu membuka bagian setting/general/software update dan secara otomatis perangkat Anda akan melakukan update dan restart setelah semua update telah ter-download. Pada situs support Apple yang di berikan pada menu update tidak ada rincian lain apapun yang di update kecuali bug pada FaceTime.
Apple telah merilis iOS juga rupanya 6.1.5 untuk generasi keempat iPod touch pengguna untuk memperbaiki bug FaceTime yang sama yang iOS 7.0.4 perbaikan . Ini adalah minor update , tapi itu satu-satunya kali Apple telah pernah ditambal versi lama iOS setelah itu telah diganti dengan versi utama baru

Harga Smartphone Turun, Namun Tidak untuk BlackBerry

Harga Smartphone Turun, Namun Tidak untuk BlackBerry
smartphone 2
Memasuki kuartal ketiga tahun ini, harga jual rata-rata smartphone bermerek mengalami penurunan dibanding pada kuartal yang sama pada tahun lalu. Mulai smartphone Andorid, iOS, hingga Windows Phone, mengalami penurunan harga jual rata-rata. Sayangnya, kondisi ini tidak terjadi untuk smartphone BlackBerry bila dibanding kuartal ketiga tahun lalu.
Menurut data terbaru yang dikeluarkan IDC, harga jual rata-rata smartphone telah menurun menjadi US$ 372 pada 2013 ini. Angka itu turun dari US$ 407 pada tahun lalu dan US$ 443 pada 2011. Bahkan IDC memperkirakan, harga rata-rata jualnya bisa jatuh lagi menjadi US$ 309 pada 2017 mendatang.
“Harga jual rata-rata (ASP) smartphone terus menurun sebagai ambisi untuk menjadikan perangkat lebih mudah terjangkau dan terus tumbuh. ASP turun 12,5 persen pada kuartal ketiga 2013 menjadi rata US$ 317. Perangkat layar besar umumnya dijual dengan harga lebih tinggi dari perangkat layar kecil karena adanya kebutuhan untuk mengimbangi harga komponen yang lebih mahal,” tulis IDC dalam siaran persnya.
smartphone
Sementara rata-rata harga jual smartphone BlackBerry pada kuartal ketiga 2013 ini mengalami kenaikan signifikan menjadi sekitar US$ 386. Padahal pada kuartal ketiga tahun lalu, rata-rata harga jualnya tercatat masih berada di angka kisaran US$ 324.
“Sekarang, BlackBerry dengan CEO baru mesti dilihat, bagaimana dan kapan platform mereka akan mengubah arah dalam menghadapi kepungan dan tekanan dari Android, iOS, dan Windows Phone,” ujar IDC.
Lebih lanjut, smartphone iPhone yang diangap sebagian kalangan sebagai handset mewah tak luput dari penurunan harga jualnya. Pada kuartal ketiga 2012, Aple masih memberikan harga sekitar US$ 675 untuk tiap smartphone terbarunya. Namun memasuki kuartal ketiga tahun ini, harganya terus merosot menjadi US$ 635. Begitupun juga dengan smartphone middle-end Samsung berplatform Android, menurun dari US$ 333 menjadi US$ 289. Smartphone Windows Phone pun juga demikian, turun sebesar US$ 23 menjadi US$ 287.
“Android dan Windows Phone terus membuat langkah signifikan pada kuartal ketiga. Meskipun berbeda dalam pangsa pasar, mereka berdua memiliki satu faktor penting di balik kesuksesannya: harga. Kedua platform memiliki pilihat perangkat yang tersedia dengan harga yang cukup rendah agar terjangkau untuk pasar massal, dan itu adalah pasar massal yang mendorong seluruh pasar ke dapan,” ujar Ramon Llamas, manajer riset di IDC

IDC: Pertumbuhan Windows Phone “Menakjubkan”

IDC: Pertumbuhan Windows Phone “Menakjubkan”
windows phone 2
Periset pasar teknologi terkemuka, International Data Corporation (IDC) menyebutkan bahwa penjualan smartphone ber-platform Windows Phone sangat menakjubkan pada kuartal terakhir tahun ini. Bahkan persentase pertumbuhan Windows Phone paling tinggi dibanding sistem operasi mobile lainnya, meski Android tetap memimpin.
IDC mencatat, selama kuartal ketiga tahun ini, smartphone Windows Phone telah terjual sebanyal 9,5 juta unit. Angka itu melonjak hingga 156 persen dibanding pada kuartal sama tahun lalu yang hanya mampu terjual 3,7 juta unit. Nokia pun menyumbang 93,2 persen dari semua smartphone Windows Phone yang ada. Hal ini dianggap IDC sebagai pertumbuhan smartphone Windows Phone yang menakjubkan.
“Juga mencapai tonggak sejarah adalah Microsoft Windows Phone yang tumbuh menakjubkan sebesar 156 persen dari tahun lalu. Memang, volume penjualan dimulai dari basis yang kecil sebesar 3,7 juta unit tahun lalu dan pangsa pasar keseluruhan masih kurang dari dari lima persen. Tetapi, upaya Microsoft dan dukungan Nokia di balik itu telah membantu mendorong platform ke beberapa tingkatan dan poin harga,” kata IDC dalam siaran persnya.
Windwos Phone
Dengan begitu, pangsa pasar Windows Phone ikut melonjak dari dua persen pada tahun lalu, kini menjadi 3,7 persen. Sementara Android lagi-lagi tetap memimpin dengan pangsa 81 persen atau naik dari 74,9 persen pada tahun lalu. iOS masih berada di posisi kedua dengan pangsa pasar 12,9 persen, namun turun dari 14,4 persen.
Bila dipelajari lebih lanjut, pangsa pasar Windows Phone sebenarnya mauh terlampau jauh untuk mengejar ketertinggalan iOS apalagi Android. Meski platform tersebut telah mengambil pangsa pasar yang BlackBerry dan iOS punya, tetapi seperti diberitakan sebelumnya, Apple optimis akan kembali menaikan pangsa pasarnya selama musim belanja natal dan tahun baru. Ini mengingat, pihaknya sudah merilis empat perangkat mobile terbaru, iPhone 5S, iPhone 5C, iPad Air, dan iPad Mini Retina Display

Minat Pengembang Aplikasi untuk Windows 8 Menurun

Minat Pengembang Aplikasi untuk Windows 8 Menurun
Selama Juni hingga Oktober lalu, pertumbuhan jumlah aplikasi di toko aplikasi Windows Store menunjukan perlambatan. Ini disanyalir karena adanya penurunan minat pengembang pihak ketiga untuk menciptakan labih banyak lagi aplikasi untuk Windows 8 dalam jangka waktu tertentu.
windows Store
Website penghitungan pasar, MetroStore Scanner mencatat adanya perlambatan jumlah aplikasi baru yang ada di Windows Store selama lima bulan tersebut. Pada Juni, pengembang menambahkan sekitar 19 ribu aplikasi. Memasuki Juli, angkanya turun menjadi 12 ribu dan Agustus menjadi 5.400 aplikasi, lalu turun lagi pada Septembernya menjadi 5.100 aplikasi baru. Beruntung, memasuki Oktober, jumlah aplikasi meningkat sedikit menjadi 7.300 aplikasi baru.
“Kebanyakan perangkat Windows 8 yang dibeli ialah sebagai PC, bukannya tablet. Kebanyakan pengguna akan menghabiskan waktu yang sangat terbatasnya dalam tampilan antarmuka Metro (tablet) dan lalu beralih ke versi dekstop untuk pekerjaan yang mesti diselesaikan melalui PC,” kata Samer Singh, seorang analis dari Tech-Thoughts, dikutip dari Computer World.
Ada kemungkinan, pengembang masih menunggu waktu yang tepat untuk meluncurkan aplkasi baru yang lebih banyak lagi. Dalam hal ini, mereka ingin targetkan penjualan aplikasi pada musim liburan di AS yang dimulai pada 29 November atau “Black Friday” mendatang.
Kendati demikian, pertumbuhan pengunduhan aplikasi Di Windows Store telah menunjukan angka yang positif. sebanyak 1,7 juta aplikasi telah diunduh selama bulan Oktober lalu atau naik 38,6 persen dari 1,2 juta aplikasi pada Juni sebelumnya.
Kebanyakan dari mereka yang mengunduh pun bukan berasal dari pengguna tablet, malainkan Windows 8 versi PC termasuk desktop maupun laptop. Padahal Microsoft menginginkan agar Windows Store dapat bersaing ketat dengan Google Play dan Apple Store di segmen mobile. “Windows telah menurun ke belakang dan pengembang pun telah kehilangan minat dalam platform ini,” tegasnya.

Indosat: Windows 8.1 Mampu Meningkatkan Produktivitas Kerja

Indosat: Windows 8.1 Mampu Meningkatkan Produktivitas Kerja
IMG_0008
Pada pertengahan Oktober lalu, Microsoft secara resmi meluncurkan sistem operasi terbarunya, yaitu Windows 8.1. Sistem operasi yang sudah mendukung penggunaan ke perangkat mobile berlayar sentuh ini, diklaim mampu memberikan pengalaman komputasi yang lebih personal, cepat, dan responsif.
Dengan beberapa kelebihan itu, salah satu operator telekomunikasi ternama di Indonesia, Indosat, tertarik untuk menggunakan sistem operasi terbaru dari Microsoft, dan secara resmi mengumumkan kerjasamanya dengan Microsoft Indonesia.
Jumat (08/11), Indosat dan Microsoft mengumumkan jalinan kerjasamanya, dimana Indosat ingin melakukan migrasi dari Windows XP, Windows Vista, atau Windows 7 ke sistem operasi terbaru Microsoft, yakni Windows 8.1. Proses migrasi yang dilakukan Indosat ini, berdasarkan hasil riset yang dilakukannya terhadap pertumbuhan tren BYOD (Bring Your Own Device) dalam tahun terakhir ini.
Singgih Wandojo (Kiri), Enterprise Partner Group Director Microsoft Indonesia. Ginandjar (Kanan), Acting Chief Technology Officer Indosat.
Singgih Wandojo (Kiri), Enterprise Partner Group Director Microsoft Indonesia. Ginandjar (Kanan), Acting Chief Technology Officer Indosat.
Perkembangan teknologi mobile yang terjadi saat ini, sudah mengalami pertumbuhan dengan pesat. Tren BYOD yang terus berkembang hingga saat ini, membuat orang-orang dengan beragam profesi dapat bekerja dimana saja melalui perangkat mobile milik mereka seperti laptop, smartphone, dan tablet.
Selain itu, Indosat juga meyakini bahwa, optimalisasi produktivitas juga menjadi prioritas. Salah satu kunci peningkatan produktivitas adalah menciptakan kesempatan seluas-luasnya kepada karyawan untuk dapat bekerja dengan cara baru yang fleksibel dimanapun dengan pilihan perangkat yang lebih beragam.
Menurut Ginandjar selaku Acting Chief Technology Officer Indosat menyatakan, “Perjanjian kerjasama pada hari ini menunjukkan komitmen Indosat dalam memanfaatkan dan mengoptimalkan platform teknologi paling mutakhir dari Microsoft. Dengan mengadopsi platform modern ini, kami akan menjadi lebih efisien dan berfokus pada pengembangan produk, solusi telekomunikasi, serta layanan data bergerak yang terbaik dan inovatif bagi pelanggan di Indonesia.”
Singgih Wandojo & Ginandjar, melakukan penandatangan peresmian kerjasama antara Microsoft dan Indosat
Singgih Wandojo & Ginandjar, melakukan penandatangan peresmian kerjasama antara Microsoft dan Indosat
Ginandjar juga menambahkan bahwa, Windows 8.1 mampu menjawab kebutuhan bisnis yang kompetitif dan dinamis untuk Indosat. Selain dapat digunakan di beragam perangkat maupun skenario baru, Windows 8.1 juga memiliki berbagai kelengkapan keamanan yang lebih canggih dan tool administrasi yang memudahkan divisi IT. Hal inilah yang menjadi alasan Indosat melakukan implementasi ke sistem operasi Windows 8.1.
Dari pihak Microsoft melalui Singgih Wandojo, selaku Enterprise Partner Group Director Microsoft Indonesia, turut menyampaikan, “Windows 8.1 merupakan sistem operasi komputasi terbaik saat ini yang mampu memenuhi ekspektasi dan kebutuhan dunia bisnis modern seperti industri telekomunikasi. Agar optimal mencapai visi menyediakan solusi telekomunikasi dan layanan data bergerak melalui media baru yang lintas platform, migrasi ke OS modern seperti Windows 8/8.1 menjadi solusi jangka panjang yang efektif dan efisien”.

Windows 8.1 Berhasil Ungguli Linux

Sebulan setelah diluncurkan, persentase pengguna PC yang memakai Windows 8.1 telah meningkat dua kali lipat. Bila dirunut secara keseluruhan, pangsa pasar Windows 8.1 masih relatif kecil. Hanya menyumbang 1,72 persen saja, menurut Net Applications. Kendati demikian, angka sebesar itu sudah cukup untuk melampui pangsa pasar yang dimiliki Linux.

Terlebih, bila pengguna Windows 8.1 dikombinasikan dengan Windows 8, maka pangsa pasar sistem operasi yang juga dirancang untuk PC berlayar sentuh itu akan mencapai 9,25 persen. Dengan pertumbuhan ini, diperkirakan hingga akhir tahun nanti, pangsa pasar Windows 8 akan berada di atas 10 persen. Sekedar informasi, pada September lalu, Windows 8 hanya menguasai pangsa 8,02 persen dan Windows 8.1 sebesar 0,87 persen.
Sementara Linux hanya menyumbang 1,61 persen dari semua perangkat PC yang diukur olehNet Applications pada Oktober lalu. Dengan kata lain, untuk pertama kalinya, Windows 8.1 telah berhasil mengungguli sistem operasi lain, meski baru Linux saja. Sementara Mac OS X 10.8 memiliki pangsa sebesar 3,31 persen.
Lantas, dua sistem operasi Windows yang lebih senior, yakni Windows 7 dan Windows XP masih menempati posisi teratas dibanding yang lain. Pangsa pasar keduanya, masing-masing sebesar 47 persen dan 31,24 persen. Sayangnya, semenjak bulan lalu, pangsa keduanya telah menurun sebanyak satu persen.
“Semenjak Windows 8 diluncurkan, arahan kami bagi pelanggan bisnis ialah migrasi dari Windows 7 yang sudah dalam tahap proses. Kami menyarankan pelanggan kami untuk terus mempertimbangkan Windows 8 dalam skenario yang paling masuk akal, terutama bagi pekerja yang sangat mobile,” kata seorang perwakilan Microsoft beberapa waktu lalu, dikutip dari PC World.
Meski pertumbuhan pangsa pasar Windows 8 termasuk 8.1 masih relatif kecil, setidaknya Microsoft masih menguasai hampir 95 persen sistem operasi PC pengguna PC di seluruh dunia. Saat ini, Microsoft hanya merasa ‘pesaing’ sistem operasi Windows 8 dan 8.1 bukan lagi Apple maupun Linux, melainkan pengguna Windows lawas itu sendiri.