Business

Showing posts with label Hardware. Show all posts
Showing posts with label Hardware. Show all posts

CRYORIG Memperkenalkan Produk Pertama Mereka: CRYORIG R1

CRYORIG Memperkenalkan Produk Pertama Mereka: CRYORIG R1
Berawal pada tahun 2000 dimana PC DIY dan overclocking mulai digemari oleh banyak kalangan, sekumpulan overclocker dan PC modder enthusiast pada jaman tersebut mempunyai keinginan untuk megeluarkan produk pendingin komputer yang memiliki kemampuan baik. Tahun demi tahun telah berlalu, pada tahun 2013 ini, perusahaan bentukan tersebut, CRYORIG, resmi didirikan. Mereka juga langsung mengeluarkan produk pertama mereka, sebuah heatsink fan yang disebut sebagai CRYORIG R1.
r1_top_sh_6 r1_top_sh_3 r1_top_sh_2

R1 merupakan hasil penelitian dan perancangan bertahun-tahun. Heatsink Double Tower yang dilengkapi dengan berbagai fitur, seperti DirectCompress™, Full Contact Soldering, Heatpipe Convex-Align™, Jet Fin Acceleration System™, Heatsink Displacement Optimization™, High Precision Low Noise (HPLN™), dan MultiSeg. Penjelasan mengenai feature lengkapnya Anda bisa klik disini.
R1 akan disajikan dengan 2 buah paket penjualan yang berbeda, R1 Universal dan R1 UltimateR1 Ultimate akan menghadirkan R1 dengan 2 buah fan XF140 (140 x 26 mm), dan Anda masih dapat memasang satu lagi tambahan XF140. Sedangkan R1 Universal akan menghadirkan R1 dengan 1 buah fan XF140 dan 1 buah fan XT140 Silent (140 x 13 mm).
CRYORIG R1 akan hadir dibeberapa negara, paket penjualan R1 Ultimate akan dirilis pada Januari 2014, sedangkan R1 Universal pada Febuari 2014. Berharaplah bahwa Indonesia menjadi salah satu negara yang terpilih untuk merasakan kemampuan dari pendingin dari CRYORIG ini. :)

Dell Siapkan Monitor LED Beresolusi 4K

Dell Siapkan Monitor LED Beresolusi 4K
Teknologi layar beresolusi 4K, sudah ada sejak 2 tahun lalu dan mulai diimplementasikan pada teknologi panel layar LCD / LED TV. Hingga saat ini, harga sebuah LCD/LED TV beresolusi 4K harganya terbilang masih sangat mahal. Pada pertengahan 2012 lalu, para produsen layar monitor komputer sudah mulai berlomba-lomba memproduksi panel layar LCD/LED beresolusi 4K untuk digunakan untuk layar komputer PC ataupun bahkan untuk produk Notebook / Tablet.
Belum lama ini, terdengar kabar bahwa DELL sedang mempersiapkan sebuah layar LED Monitor berukuran 24″ inch yang sudah disematkan dengan panel layar LED yang memiliki format resolusi 4K ( 3840 x 2160 piksel). Monitor DELL yang diberi nama UP2414Q kabarnya akan dirilis ke pasaran dalam waktu dekat.
Dell4K

Selain memiliki spesifikasi layar beresolusi 4K, monitor LED DELL UP2414Q ini juga memiliki kemampuan untuk mensimulasikan resolusi warna 10-bit dengan teknologi Advanced Frame Rate Control ( AFRC ), meskipun monitor ini sebenarnya hanya memiliki resolusi warna  8-bit secara native.
Sedangkan untuk input dari monitor LED DELL UP2414Q  ini tidak dilengkapi dengan HDMI 2.0, melainkan hanya sebuah HDMI 1.4 sehingga monitor ini hanya dapat berjalan dengan spesifikasi frame-rate yang hanya mencapai 30Hz saja pada saat menggunakan input HDMI. Walaupun begitu, monitor ini masih dapat menjalankan spesifikasi frame-rate 60Hz menggunakan input Display Port 1.2 yang dimiliki oleh monitor LED terbaru dari DELL ini.
Sayangnya, untuk harga resmi monitor LED DELL UP2414Q ini masih dirahasiakan oleh pihak DELL. Namun, beberapa pengamat memperkirakan kalau harga resmi  monitor ini berada dibawah US$3000, karena harga resmi model berukuran 32″ dipatok dengan harga US$3500,00
SUMBER : ENGADGET

Spesifikasi Prosesor AMD APU A10-7850K dan A10-7700K Terungkap

Spesifikasi Prosesor AMD APU A10-7850K dan A10-7700K Terungkap
Pada ajang APU13 di awal bulan November lalu, AMD akhirnya mengungkap prosesor APU generasi keempat mereka. Prosesor APU dengan codename Kaveri tersebut dikabarkan akan segera hadir awal tahun 2014 mendatang. Anda yang menunggu kehadiran prosesor AMD APU tersebut tentu penasaran dengan spesifikasi yang akan digunakan nantinya.
amd kaveri 01
Belum lama ini sebuah gambar berisikan spesifikasi prosesor AMD APU Kaveri akhirnya beredar di dunia maya. Di dalam gambar tersebut terpampang jelas akan adanya dua varian APU Kaveri yaitu A10-7850K dan A10-7700K. Dua prosesor tersebut bisa jadi merupakan varian terkencang dari lini prosesor APU Kaveri.
A10-7850K dan A10-7700K merupakan prosesor quad-core dengan iGPU Radeon R7 200 Series dan dilengkapi total cache sebesar 4MB. A10-7850K dilengkapi iGPU dengan 8 CU (Compute Units) alias memiliki 512 Stream Processor dimana spesifikasi seperti ini dapat disamakan dengan chip GPU Cape Verde Pro pada Radeon HD 7750. Sementara itu iGPU pada A10-7700K memiliki 6 CU alias 384 Stream Processor dimana spesifikasi seperti ini dapat disamakan dengan chip GPU Cape Verde LE atau Oland XT pada Radeon HD 7730 atau Radeon R7 250. iGPU APU Kaveri tersebut beroperasi pada clock speed 720 MHz. Tentu saja graphics card add-on dengan chip GPU sejenis dengan Kaveri masih memiliki keunggulan dari adanya varian dengan GDDR5.
amd kaveri 02
Prosesor AMD APU Kaveri akan menggunakan CPU berbasiskan arsitektur Steamroller dimana arsitektur terbaru ini diklaim memiliki performa 20% lebih tinggi dibandingkan Piledriver (Trinity dan Richland) pada clock speed sama. A10-7850K akan memiliki base clock speed 3,7 GHz dengan turbo clock speed 4 GHz, sedangkan A10-7700 akan memiliki base clock speed 3,5 GHz dengan turbo clock speed 3,8 GHz. Selain menawarkan unit CPU dan GPU dengan arsitektur terbaru, APU Kaveri juga menjadi debut pertama interface PCI Express 3.0 pada platform AMD. iGPU APU Kaveri menghadirkan sejumlah feature terbaru graphics card AMD Radeon seperti dukungan DirectX 11.2, Mantle, OpenGL 4.3 dan True Audio.
amd kaveri 03
Bagaimana?! Apakah berita ini justru membuat Anda tidak sabar menunggu kehadiran prosesor AMD Kaveri? Mungkin Anda dapat memulainya dengan mempersiapkan motherboard soket FM2+.
Sumber

AMD Rilis A10-6790K, Varian Baru Richland yang Lebih Terjangkau

AMD Rilis A10-6790K, Varian Baru Richland yang Lebih Terjangkau
Saat ini dipastikan mata para penggemar AMD sedang tertuju kepada prosesor APU terbaru AMD yang akan dirilis pada awal tahun mendatang. Prosesor APU dengan kode nama Kaveri yang menggunakan core Steamroller ini, dijanjikan akan membawa perubahan signifikan dengan berbagai teknologi baru seperti HSA, GCN (graphics), dan dukungan Mantle yang tidak dapat diterapkan pada APU generasi saat ini. Lalu bagaimana dengan nasib APU generasi saat ini?
6790
Walaupun Kaveri sudah didepan mata, ternyata AMD masih belum meninggalkan begitu saja APU generasinya saat ini. Dikabarkan jika AMD merilis dan sudah menjual varian A10-6790K yang masih mendukung soket APU FM2 berbasiskan Richland 32nm. Posisi A10-6790K ini akan berada diantara A10-6700 dan sedikit dibawah varian tertinggi Richland yaitu A10-6800K, dengan kecepatan base clock 4.0 GHz dan TurboCore 4.30 GHz, yang berarti hanya berbeda setengah multiplier saja jika dibandingkan A10-6800K. Namun penggunanya dapat dengan mudah meningkatkannya lebih tinggi lagi, karena memang prosesor ini mendukung unlock multiplier.
Dukungan memory pun kini diturunkan dari DDR3-2133 MHz menjadi DDR3-1866 MHz, walaupun nantinya pengguna prosesor ini dapat melakukan tweak secara manual. Dari segi grafis, A10-6790K ini masih memanfaatkan GPU Radeon HD 8670D dan TDP yang sama sebesar 100Watt. Banyak yang berpendapat jika prosesor A10-6790K ini merupakan batch A10-6800K yang sedikit dibawah kriteria, namun kabar baiknya AMD membandrol varian ini dengan harga 15% lebih murah dibandingkan A10-6800K, dan tentu saja akan sangat membantu bagi para calon pengguna yang memiliki budget terbatas.

Kingston Meluncurkan Memory Kit 2800 MHz HyperX Predator

Kingston Meluncurkan Memory Kit 2800 MHz HyperX Predator
Kingston Technology Company, Inc., perusahaan yang selama ini banyak dikenal melalui produk memori, flash disk, dan SSD mereka, pada tanggal 26 November 2013 kemarin meluncurkan produk baru untuk menambah kuat jajaran RAM HyperX Predator mereka. Produk baru tersebut adalah sebuah memory kit HyperX Predator berkecepatan 2800 MHz.
HyperX_Predator
Memory ini dibuat khusus untuk kalangan overclocker, system builder, dan para enthusiast. Seperti yang sudah dikenal, HyperX Predator merupakan jajaran produk memori dengan kecepatan tinggi dari Kingston. Dengan menggunakan motherboard dan prosesor yang sudah mendukung Intel® XMP dan mengaktifkan XMP (Exteme Memory Profile) para pengguna langsung dapat merasakan memory dengan kecepatan 2800 Mhz.
Sebelumnya, Kingston sendiri sudah memiliki beberapa RAM yang termasuk ke dalam jajaran HyperX Predator ini. Jajaran lengkap keluarga HyperX Predator dapat dilihat di tabel di bawah ini.
Kingston HyperX Predator
Part NumberCapacity and Feature
KHX18C9T2K2/8X8GB 1866MHz DDR3 Non-ECC CL9 DIMM
(Kit of 2) XMP Predator Series
KHX18C9T2K4/16X16GB 1866MHz DDR3 Non-ECC CL9 DIMM
(Kit of 4) XMP Predator Series
KHX18C10T2K2/16X16GB 1866MHz DDR3 Non-ECC CL10 DIMM
(Kit of 2) XMP Predator Series
KHX21C11T2K2/8X8GB 2133MHz DDR3 Non-ECC CL11 DIMM
(Kit of 2) XMP Predator Series
KHX21C11T2K2/16X16GB 2133MHz DDR3 Non-ECC CL11 DIMM
(Kit of 2) XMP Predator Series
KHX24C11T2K2/8X8GB 2400MHz DDR3 Non-ECC CL11 DIMM
(Kit of 2) XMP Predator Series
KHX26C11T2K2/8X8GB 2666MHz DDR3 Non-ECC CL11 DIMM
(Kit of 2) XMP Predator Series
KHX28C12T2K2/8X8GB 2800MHz DDR3 Non-ECC CL12 DIMM
(Kit of 2) XMP Predator Series
Secara singkat, HyperX Predator sudah tersedia dalam kecepatan 1866 MHz hingga 2800MHz, dengan kapasitar mulai dari 8GB hingga 16GB, dan konfigurasi dual-channel serta quad-channel. 2800MHz kit ini tersedia dalam 8 GB kit Dual-Channel dengan CAS Latency 12

Intel Juga Persiapkan Prosesor 64-bit Untuk Android

Intel Juga Persiapkan Prosesor 64-bit Untuk Android
Prosesor dengan aristektur 64-bit memang sudah dipastikan akan digunakan untuk masa depan gadget baik itu smartphone maupun tablet. Berbagai produsen chip SoC untuk gadget seperti Qualcomm, Samsung, NVIDIA, dll sudah menunjukkan rencana produksi (road map) masal prosesor berbasiskan 64-bit ini pada tahun 2014 mendatang.
intel_silvermont_290
Lalu bagaimana dengan Intel yang tergolong sebagai “pendatang baru” untuk produsen chip SoC gadget Android? Walaupun untuk kelas prosesor PC, Intel merupakan produsen nomer satu dan paling berpengalaman, tetapi untuk “dunia gadget” harus diakui Intel memang masih sedikit tertinggal dan kurang populer dibandingkan kompetitor lainnya. Tetapi pada tahun depan Intel nampaknya akan mulai bersinar untuk persaingan antar kompetitor di bisnis gadget ini, karena mereka memiliki “kartu AS” dengan chip berbasis Silvermont.
INTEL-Silvermont-07
Dikabarkan pada event internal (investor) yang diadakan Intel beberapa waktu lalu, mereka menunjukkan prototype prosesor Intel 64-bit pertama untuk platform OS berbasis Android. Dan hasilnya cukup menjanjikan, dengan skor benchmark Mobile XPRT sebesar 1.70, melampaui cukup jauh SoC jagoan milik Qualcomm dengan Snapdragon 800 miliknya yang menghasilkan skor 1.14, dan SoC milik NVIDIA dengan Tegra 4-nya dengan perolehan skor 1.28. Sedangkan jika dibandingkan dengan smartphone flagship Intel saat ini yaitu Lenovo K900, hanya memiliki skor sebesar 1.0 saja.
Intel sendiri mengklaim Intel Atom 64-bit generasi terbaru miliknya ini akan memberikan peningkatan hingga 40% seperti pada aplikasi media editing, namun saat bekerja pada platform Windows 8.1. Semoga saja tahun depan Intel dapat menunjukkan performa terbaiknya juga untuk pasar Android, yang merupakan pasar menjanjikan untuk bisnis Intel kedepannya.
Sumber

PrimeSense Akhirnya Resmi Milik Apple

PrimeSense Akhirnya Resmi Milik Apple
PrimeSense_Sensor-box
Beberapa hari lalu, Apple sempat dikabarkan melayangkan tawaran sejumlah uang untuk pembelian perusahaan teknologi pengembang sensor 3D sensing, PrimeSense. Pada saat itu dilaporkan bahwa penawaran dari Apple tersebut merupakan penawaran yang kedua dengan menawarkan sejumlah uang senilai US$ 345 juta. Penawaran yang kedua itu sempat dikabarkan Apple sudah berhasil mengakuisisi perusahaan yang bermarkas di Tel Aviv, Israel, tetapi kabar tersebut langsung dibantah dari pihak PrimeSense.
Kini Apple tampaknya sudah bisa bernapas dengan lega. Setelah mengajukan penawaran kembali yang berjalan cukup alot, akhirnya PrimeSense resmi dibeli oleh Apple dengan nilai kesepakatan sebesar US$ 360 juta. Proses akuisisi terhadap PrimeSense ini bisa dikatakan cukup alot, karena pengajuan tawaran pertama berawal sejak bulan Juli lalu. Dengan keberhasilan proses akuisisi ini, beberapa pengamat atau pakar teknologi khususnya dibidang smartphone beranggapan bahwa, Apple akan menghadirkan sebuah perangkat mobile berteknologi canggih dengan memanfaatkan sensor 3D sensing untuk melakukan pengaturan melalui gerakan tangan.
Belum lama ini, PrimeSense dikabarkan telah berhasil membuat sensor berukuran lebih kecil dan memang sangat cocok untuk disematkan ke perangkat smartphone, dan Apple tampaknya memang ingin memanfaatkan kesempatan terbaiknya ini untuk menyematkan teknologi sensor 3D sensing ke iPhone generasi terbarunya. Sebelumnya, Amazon juga dilaporkan sudah memiliki ide yang sama untuk menghadirkan sebuah smartphone dengan sejumlah kamera, sensor 3D gesture dan kemampuan pelacakan mata. Kehadiran perangkat milik Amazon itu kabarnya bakal hadir pada kuartal kedua tahun depan.
Sebagai perusahaan yang memiliki reputasi sebagai inovator, Apple tampaknya sudah siap bersaing dengan Amazon untuk menghadirkan produk smartphone dengan teknologi canggih, dan yang pasti perangkat smartphone berteknologi sensor 3D sensing milik Amazon maupun Apple akan segera dinantikan kehadirannya.
Sumber: AllThingsD

WD Black 2: SSD dan HDD dalam Satu Perangkat

WD Black 2: SSD dan HDD dalam Satu Perangkat
wd_black2_2

Western Digital mengumumkan hard disk terbarunya yang mengusung dual drive, WD Black 2. Storage yang berukuran 2.5″ ini menggabungkan solid state drive berkapasitas 120 GB dan sebuah hard disk yang mempunyai kapasitas penyimpanan data 1TB dalam satu drive. Hal ini merupakan terobosan yang cukup memihak untuk para pengguna notebook atau laptop, desktop berukuran mini dan all in one PC, sehingga bottleneck yang biasanya terjadi pada perangkat tersebut akan hilang tanpa mengesampingkan kapasitas penyimpanan data.
WD Black 2 menggunakan port SATA standart yang berukuran 9.5mm  dan dapat mengirim data hingga 6GB/sec. Dengan penggunaan port SATA tersebut, WD Black 2 tidak terbatas digunakan hanya pada perangkat mobile atau PC yang mempunyai ukuran tempat penyimpanan data terbatas tetapi juga pisa digunakan pada PC yang berukuran besar dan kompatible dengan sistem operasi Microsoft Windows XP hingga Windows 8.1.
Dengan penggunaan WD Black 2 ini, Anda akan mendapatkan beberapa keuntungan seperti, kinerja yang tinggi dari SSD, kapasitas besar dan luas untuk penyimpanan data, handal untuk digunakan dalam perjalanan. Saat ini, WD Black 2  baru ditawarkan satu seri dengan kapasitas seperti yang kami sebutkan diatas. Untuk harga, WD Black 2 ditawarkan WD dengan harga  kurang lebih USD 405.

wd_black2_1