Motherboard ASUS seri ROG, kependekan dari ‘Republic of Gamers’,
merupakan motherboard kelas atas yang diperuntukkan bagi power-user
maupun enthusiast yang menginginkan performa dan kualitas tinggi. Kali
ini, model teratas dari seri ROG untuk chipset Intel
Z87 yakni
ROG Maximus VI Extreme
, singgah di lab Jagat Review. Tentunya, motherboard yang menyandang
predikat ‘Extreme’ ini diharapkan bisa memberikan kinerja,
upgradeability, serta kemampuan overclocking terbaik. Apa saja yang
ditawarkan ASUS Maximus VI Extreme ini? Mari simak bersama!
Z87 Chipset Diagram
Spesifikasi
Berikut ini spesifikasi ASUS ROG Maximus VI Extreme, seperti yang tertera di
website-nya :
CPU
- Intel® Socket 1150 for 4th Generation Core™ i7/Core™ i5/Core™ i3/Pentium®/Celeron® Processors
- Supports Intel® 22 nm CPU
- Supports Intel® Turbo Boost Technology 2.0
- * The Intel® Turbo Boost Technology 2.0 support depends on the CPU types.
- * Refer to www.asus.com for CPU support list
Chipset
Memory
- 4 x DIMM, Max. 32GB, DDR3
3100(O.C)/3000(O.C.)/2933(O.C.)/2800(O.C.)/2666(O.C.)/2600(O.C.)/2500(O.C.)/2400(O.C.)/2200(O.C.)/2133(O.C.)/2000(O.C.)/1866(O.C.)/1800(O.C.)/1600/1333
MHz Non-ECC, Un-buffered Memory
- Dual Channel Memory Architecture
- Supports Intel® Extreme Memory Profile (XMP)
- * Refer to www.asus.com for the Memory QVL (Qualified Vendors Lists).
Graphic
- Integrated Graphics Processor
- Multi-VGA output support : HDMI/DisplayPort ports
- - Supports HDMI with max. resolution 4096 x 2160 @ 24 Hz / 2560 x 1600 @ 60 Hz
- - Supports DisplayPort with max. resolution 4096 x 2160 @ 24 Hz / 3840 x 2160 @ 60 Hz *9
- Supports Intel® InTru™ 3D, Quick Sync Video, Clear Video HD Technology, Insider™
Multi-GPU Support
- Supports NVIDIA® 4-Way SLI™ Technology
- Supports AMD CrossFireX™ Technology
Expansion Slots
- 5 x PCIe 3.0/2.0 x16 (x16 or dual x8 or x8/x16/x8 or x8/x16/x8/x8) *1
- 1 x PCIe 2.0 x4
- 1 x mini-PCIe 2.0 x1 *2
Storage
- Intel® Z87 chipset : *3
- 6 x SATA 6Gb/s port(s), red
- Support Raid 0, 1, 5, 10
- Supports Intel® Smart Response Technology, Intel® Rapid Start Technology, Intel® Smart Connect Technology *4
- Intel® Z87 chipset :
- 1 x M.2 (NGFF) Socket 2 on mPCIe Combo II expansion card(s), black
- Support M.2 (NGFF) Type 2242 SSD card (22mm x 42mm), Support PCI express 2.0 x1 and SATA 6Gb/s standards
- ASMedia® ASM1061 controller : *5
- 4 x SATA 6Gb/s port(s), red
LAN
- Intel® I217V, 1 x Gigabit LAN Controller(s)
Wireless Data Network
- Wi-Fi 802.11a/b/g/n/ac
- Supports dual band frequency 2.4/5 GHz
Bluetooth
- Bluetooth V4.0
- Bluetooth V3.0+HS
Audio
- Realtek® ALC1150 8-Channel High Definition Audio CODEC
- - Supports : Jack-detection, Multi-streaming, Front Panel Jack-retasking
- Audio Feature :
- - Blu-ray audio layer Content Protection
- - Optical S/PDIF out port(s) at back panel
USB Ports
- Intel® Z87 chipset : *6
- 4 x USB 3.0 port(s) (2 at back panel, blue, 2 at mid-board)
- Intel® Z87 chipset : *7
- 8 x USB 2.0 port(s) (2 at back panel, black, 6 at mid-board)
- ASMedia® USB 3.0 controller :
- 4 x USB 3.0 port(s) (4 at back panel, blue)
OC Panel
- 2.6 ” LCM display
- EXTREME/NORMAL mode switch
- EXTREME Mode for subzero OC benching:
- - VGA Hotwire
- - Subzero Sense
- - Slow Mode
- - Pause Switch
- - VGA SMB header
- - ProbeIt
- - 4 x 4-pin extra fan connectors
- NORMAL Mode for in-chassis usage:*8
- - CPU Level Up OC button
- - FanSpeed control button
- - LCM backlight on/off button
- I/O Ports:
- - POWER:1 x SATA power connector
- - ROG_EXT port:1 x 18-1 pin data connection port
ROG Exclusive Features
- mPCIe Combo II (mPCIe/M.2 combo card)
- ROG Connect :
- - RC TweakIt
- - RC Diagram
- - RC Remote
- - RC Poster
- Extreme Engine Digi+ III :
- - 8 + 2 phase power design
- - NexFET™ Power Block MOSFET
- - 60A BlackWing Chokes
- - 10K Black Metallic Capacitors
- ROG Extreme OC kit :
- - Slow Mode
- - LN2 Mode
- - PCIe x16 Lane Switch
- - EZ Plug
- ProbeIt
- UEFI BIOS features :
- - ROG BIOS Print
- - GPU.DIMM Post
- - Tweakers’ Paradise
- - ROG SSD Secure Erase
- ROG RAMDisk
- Extreme Tweaker
Special Features
- ASUS Dual Intelligent Processors 4 with 4-Way Optimization :
- - The tuning key perfectly consolidates ASUS-exclusive DIGI+ Power
Control, TPU, EPU, and Fan Xpert 2 optimize the digital power setting,
system performance, power saving and whole system cooling configuration
- CPU Level Up
- ASUS Wi-Fi GO!
ASUS Exclusive Features
- - USB BIOS Flashback
- - MemOK!
- - AI Suite 3
- - Ai Charger+
- - USB Charger+
- - USB 3.0 Boost
- - Disk Unlocker
ASUS EZ DIY
- - ASUS O.C. Profile
- - ASUS CrashFree BIOS 3
- - ASUS EZ Flash 2
ASUS Q-Design
- - ASUS Q-Shield
- - ASUS Q-Code
- - ASUS Q-LED (CPU, DRAM, VGA, Boot Device LED)
- - ASUS Q-Slot
- - ASUS Q-DIMM
- - ASUS Q-Connector
- Overclocking Protection :
- - ASUS C.P.R.(CPU Parameter Recall)
Operating System Support
Back I/O Ports
- 1 x PS/2 keyboard/mouse combo port(s)
- 1 x DisplayPort
- 1 x HDMI
- 1 x LAN (RJ45) port(s)
- 6 x USB 3.0 (blue)
- 2 x USB 2.0 (one port can be switched to ROG Connect)
- 1 x Optical S/PDIF out
- 6 x Audio jack(s)
- 1 x Clear CMOS button(s)
- 1 x ROG Connect On/ Off switch(es)
Internal I/O Ports
- 1 x USB 3.0 connector(s) support(s) additional 2 USB 3.0 port(s)
- 3 x USB 2.0 connector(s) support(s) additional 6 USB 2.0 port(s)
- 10 x SATA 6Gb/s connector(s)
- 1 x CPU Fan connector(s)
- 1 x CPU OPT Fan connector(s)
- 3 x Chassis Fan connector(s)
- 3 x Optional Fan connector(s)
- 1 x S/PDIF out header(s)
- 1 x 24-pin EATX Power connector(s)
- 1 x 8-pin ATX 12V Power connector(s)
- 1 x 4-pin ATX 12V Power connector(s)
- 1 x 6-pin EZ_PLUG Power connector(s)
- 1 x 4-pin EZ_PLUG Power connector(s)
- 1 x Front panel audio connector(s) (AAFP)
- 1 x System panel(s)
- 1 x DirectKey Button(s)
- 1 x DRCT header(s)
- 1 x MemOK! button(s)
- 1 x Slow Mode switch(es)
- 10 x ProbeIt Measurement Points
- 3 x Thermal sensor connector(s)
- 1 x LN2 Mode header(s)
- 1 x Power-on button(s)
- 1 x Reset button(s)
- 1 x BIOS Switch button(s)
- 1 x FastBoot switch(es)
- 1 x ROG extension (ROG_EXT) header(s)
- 1 x mPCIe Combo II connector(s)
Accessories
- User’s manual
- I/O Shield
- 10 x SATA 6Gb/s cable(s)
- 1 x ASUS 2T2R dual band Wi-Fi moving antennas (Wi-Fi 802.11a/b/g/n/ac compliant)
- 1 x 3-Way SLI bridge(s)
- 1 x 4-Way SLI bridge(s)
- 1 x SLI bridge(s)
- 1 x CrossFire cable(s)
- 1 x Q-connector(s) (2 in 1)
- 1 x ROG Connect cable(s)
- 1 x 12 in 1 ROG Cable Label(s)
- 1 x mPCIe Combo II card(s) with dual-band WiFi 802.11 a/b/g/n/ac + Bluetooth v4.0/3.0+HS module
- 1 x ROG Magnet
- OC Panel Kit:
- - 1 x OC Panel(s)
- - 1 x OC Panel 5.25-inch bay metal case
- - 1 x OC Panel Cable(s)
BIOS
- 64Mb UEFI AMI BIOS, PnP, DMI2.7, WfM2.0, SM BIOS 2.7, ACPI5.0a Multi-Language BIOS
Manageability
- WfM2.0, DMI2.7, WOL by PME, PXE
Support Disc
- Drivers
- ROG RAMDisk
- ROG CPU-Z
- ROG Mem TweakIt
- Kaspersky® Anti-Virus
- DAEMON Tools Pro Standard
- ASUS WebStorage
- ASUS Utilities
Form Factor
- ATX Form Factor
- 12 inch x 9.6 inch ( 30.5 cm x 24.4 cm )
Note
*1: Native x8/x8 mode is available when only PCIE_X16/X8_1 and PCIE_X8_B2 slots are in used.
*2: The mini-PCIe slot is pre-installed with a Wi-Fi/Bluetooth module on mPCIe Combo II expansion card.
*3: SATA 6Gb/s port 5 will be disabled when M.2 slot on mPCIe Combo II is in use.
*4: The functions support depends on the CPU types.
*5: These SATA ports are for data hard drives only. ATAPI devices are not supported.
*6: Support ASUS USB 3.0 Boost, UASP standard on the Intel native USB 3.0 is only supported under Windows® 8.
*7: 2 x USB2.0 ports at mid-board shares with ROG extension (ROG_EXT) port.
*8: One 5.25″ drive bay is required for NORMAL Mode installation.
*9: DP 1.2 Multi-Stream Transport compliant, supports DP 1.2 monitor daisy chain up to 3 displays
Kemasan & Perlengkapan
Berikut ini penampilan kemasan dan perlengkapan yang menyertai paket penjualan ASUS ROG Maximus VI Extreme :
ASUS mendeskripsikan dengan jelas bahwa motherboard ini didesain untuk melakukan overclocking!
Selain kemasan yang memberi kesan mewah, ASUS juga menyertai
motherboard-nya dengan sejumlah perlengkapan tambahan, mulai dari
perlengkapan standar seperti kabel SATA, konektor Multi-GPU 4-way SLI,
sampai ke mPCIe Combo II add-on card yang memberikan konektivitas Wi-Fi
dan Bluetooth, beserta antenna-nya.
ROG OC Panel
Dari semua perlengkapan yang diberikan ASUS, yang perlu menjadi highlight disini adalah
ROG OC Panel, sebuah perangkat yang memberikan berbagai macam opsi pengaturan hardware, dan juga pengukuran berbagai variabel.
Beberapa konektor dan fungsi tambahan lain tersedia di ROG OC Panel, misalnya Slow-mode, VGA Hotwire, dan lain sebagainya
Bagi
user yang tidak menghendaki pengaturan terlalu dalam, bisa mengkonversi
ROG OC Panel ini ke bentuk seperti diatas, yang hanya akan menyisakan
sedikit fitur monitoring, dan juga CPU Level Up
Selain fungsi monitoring hardware (misalnya menunjukkan temperatur
dan kecepatan fan), ROG OC Panel pun bisa mengatur beberapa variabel
sistem secara
on-the-fly tanpa memerlukan software apapun.
Berbicara mengenai fitur monitoring, ROG OC Panel memiliki 2(dua) buah
K-type probe input untuk membaca suhu dari thermal sensor yang biasa
digunakan para overclocker. Dengan ini, para overclocker yang sudah
menggunakan ROG OC Panel tidak perlu lagi membeli sebuah thermometer
digital yang harganya relatif mahal.
(Pembahasan yang lebih mendalam mengenai ROG OC Panel akan kami
bawakan secara khusus, di artikel overclocking Maximus VI Extreme)
Bentuk Fisik Motherboard
Dan inilah bentuk fisik motherboard ASUS ROG Maximus VI Extreme:
Gambar resolusi tinggi – klik untuk memperbesar
Backpanel
I/O yang berisi konektor-konektor umum, seperti konektor PS/2, USB
2.0/3.0, HDMI, DisplayPort, RJ45, S/PDIF, dan juga Analog Sound jack.
Tombol fungsi ROG Connect dan Clear CMOS terlihat pada bagian paling
kiri
Slot Ekspansi
4x DIMM, mendukung hingga kecepatan DDR3-3000+, maksimal 32GB
Total 10 buah SATA, 6 dari PCH Z87, 4 dari ASMedia ASM1061

5x
PCIe 3.0 16x/8x, mendukung konfigurasi multi GPU hingga 4-way SLI
berkat chip bridge PLX PEX8747 yang terpasang. Ada juga satu PCIe 4x
2.0.

Chip PLX PEX8747, berikan kemampuan 4-way SLI
OC-Tools
ASUS mempersiapkan motherboard ini untuk digunakan oleh para
overclocker, dan menyematkan berbagai fungsi tambahan yang akan membantu
overclocker tersebut menggunakan motherboard ini.

Dari
kiri ke kanan : LN2 Mode Switch, MemOK!, PCIe Disable Switch, Reset,
Start, Slow-Mode, dan POST-Code LED di dekat slot DIMM. Terlihat juga di
bagian bawah ada beberapa spot untuk mengukur voltase secara real-time

DirectKey, tombol yang akan menyalakan sistem sekaligus langsung masuk ke BIOS
Dan seperti kebanyakan motherboard OC lainnya, Maximus VI Extreme
disertai dengan dua chip BIOS. BIOS Selector switch juga disertakan.
Solusi Pendingin
Solusi pendingin yang diberikan adalah heatpipe untuk bagian MOSFET
(juga untuk mendinginkan chip PLX), dan juga sebuah heatsink untuk
chipset Z87.
Komponen Regulator Daya / VRM
Komponen regulator daya untuk CPU (jalur VCC_IN)yang ada di Maximus VI Extreme menggunakan desain
8-phase.

Setelah heatsink untuk MOSFETnya dilepas, inilah penampilan Maximus VI Extreme :

Setiap phase dari ASUS Maximus VI Extreme nampaknya dilengkapi dengan
Texas Instruments NexFET™ Power Blocks, yang memiliki kemampuan menyalurkan daya hingga 40A per phase.
ASUS memberikan input 12V untuk CPU berupa 8+4 pin, dan juga ada
sebuah ekstra 6-pin PCIe pada motherboard, untuk memberikan ekstra daya
kepada slot PCIe.
BIOS
Berikut ini tampilan dari UEFI BIOS ASUS Maximus VI Extreme, pada bagian tuningnya :
*klik untuk memperbesar*
Dari segi pilihan / opsi untuk
tweaking, nampaknya
variabel-variabel yang diberikan ASUS sungguh luas sekali dibandingkan
motherboard-motherboard lainnya.Tidak jarang kami merasa seperti
‘tersesat’ dalam opsi BIOS yang begitu melimpah ini. Namun jangan
khawatir, jika anda masih awam mengenai overclocking, anda bisa mencoba
untuk memilih profile / preset yang disediakan, dan melihat apakah
profil tersebut sesuai dengan PC anda.
BIOS dari ASUS pun menyimpan fungsi unik, misalnya SSD Secure Erase :
Utility
ASUS Ai Suite III

ASUS Ai SUite III menawarkan berbagai pengaturan untuk
mengoptimalkan PC sesuai kebutuhan pengguna. Misal, pengguna bisa
memilih menggunakan PC dengan keadaan dominan pada
power saving,
ataupun memilih untuk berjalan di performa tinggi. Pengaturan berbagai
konektor fan yang ada di motherboard pun bisa dilakukan disini. Ai Suite
terdiri atas 4 modul besar, yakni TPU, EPU, Digi+ Power Control, dan
FanXpert.
ASUS TurboCore

Jika anda tidak ingin menggunakan Ai Suite, ASUS TurboCore memberikan
pilihan tuning yang sangat luas untuk mengatur/fine-tuning berbagai
variabel saat berada di OS.
ROG Ramdisk
Sebagai tambahan, ASUS pun memberikan software ROG RAMDisk bagi anda
yang memiliki RAM Besar dan berkeinginan untuk menjadikan sebagian besar
dari RAM tersebut sebagai RAM Disk yang kecepatannya luar biasa.
Spesifikasi Testbed & Setting
Berikut ini spesifikasi PC yang kami gunakan di pengujian kali ini:
- CPU : Intel Core i7-4770K ‘Haswell’
- Motherboard: ASUS Maximus VI Extreme, BIOS 0804
- RAM: G.Skill TridentX 2x4GB (Total 8GB)
- VGA: MSI GTX 760 TwinFrozr Gaming
- SSD: Kingston HyperX 120GB
- CPU Cooler: Corsair H80
- PSU: Corsair AX850 850W PSU
Setting
Kami menggunakan dua macam setting, yang pertama adalah setting
default(load optimized defaults), dan yang kedua adalah setting
overclock yang hanya menggunakan Gamer OC Profile.
Inilah screenshot sistem kami dalam keadaan
default :
Dan ini setelah di-overclock menggunakan gamer OC profile, CPU diset
pada kecepatan 4.4Ghz – 4.7Ghz (4.4Ghz saat 4 Core aktif, dan 4.7Ghz
saat hanya 1 core aktif):
Sayangnya , preset Gamer OC Profile ini tidak menaikkan kecepatan
memori ataupun mengaktifkan XMP. Kami mencoba untuk mengaktifkan XMP
secara manual sembari menjalankan preset Gamer OC Profile, namun kami
mendapat ketidak-stabilan. Berikut ini setting yang diterapkan ASUS saat
gamer OC Profile di-load:
*klik untuk memperbesar*
Baiklah, mari langsung menuju pengujian!
Benchmark Sintetik
Synthetic Benchmark, atau benchmark sintetik, adalah program
yang diciptakan secara khusus untuk menguji komponen PC pada
aspek-aspek tertentu. Namun perlu diingat, benchmark sintetik adalah
‘simulasi’ dari aplikasi/program yang kita jalankan pada kehidupan
sehari-hari, sehingga bisa saja ada perbedaan performa antara benchmark
sintetik dengan aplikasi ‘real-life’.
Cinebench R11.5

Cinebench R11.5 merupakan aplikasi pengujian untuk mengukur kinerja
prosesor dalam me-render sebuah scene 3D. Hasil pengujian disajikan
dalam bentuk skor, semakin tinggi skor yang dihasilkan, semakin baik.
3DMark Fire Strike

3DMark Fire Strike merupakan benchmark 3D terbaru yang mulai menjadi
favorit dikalangan power user dan enthusiast. Preset Fire Strike dan
Fire Strike Extreme pada benchmark ini berbasis API
DirectX 11 dan sangat cocok digunakan untuk mengukur kemampuan sistem kelas atas.
AIDA64 v3.00

Aplikasi
AIDA64 (dahulu bernama Everest) sangat
popular di kalangan tester/reviewer untuk menguji performa memori
mereka, ini disebabkan karena aplikasi tersebut memang sangat
dipengaruhi performa subsistem memori, antara lain frekuensi kerja
memori, frekuensi memory controller pada sistem, dan juga latency dari
memori yang digunakan.
SuperPI adalah satu dari beberapa benchmark favorit
para overclocker. Benchmark single-thread ini selain dipengaruhi oleh
clockspeed CPU yang digunakan, juga dipengaruhi oleh kecepatan
sub-sistem memori Anda. Sistem yang memiliki CPU clockspeed sama bisa
memiliki hasil yang berbeda jika frekuensi dan/atau latency memorinya
berbeda.
Dibandingkan dengan beberapa sistem lain pada umumnya, ASUS Maximus VI Extreme memiliki sedikit
performance advantage,
karena BCLK mereka diletakkan pada nilai 100.5 Mhz, bukan 100Mhz pas.
Selain itu juga, Pada keadaan defaultnya, ASUS Maximus VI Extreme akan
men-set supaya CPU Turbo Ratio untuk 4 Core akan mengikuti nilai Turbo
Ratio untuk 1 Core, sehingga CPU akan mengalami kinerja yang lebih
tinggi. Yang terakhir, ASUS secara otomatis memberikan nilai
DDR3-1600C9-9-9 pada sistem kami, padahal kami tidak menyentuh setting
memori sedikit pun, dan ini diterapkan secara otomatis.
Saat di-overclock dengan Gamer OC Profile, rata-rata aplikasi yang
menggunakan CPU cukup intensif akan mendapat peningkatan performa
sekitar 10%-an.
Benchmark : Gaming
Rasanya ada yang ‘hilang’ jika kami tidak menyertakan pengujian
gaming performance dalam review hardware kami, karena banyak PC gamer
yang membeli PC hardware yang berkualitas (baca:mahal) dengan tujuan
untuk mendapat performa semaksimal mungkin dari gaming PC mereka :
Crysis 3
Crysis 3, dikenal sebagai salah satu game terberat
saat ini, selalu menjadi acuan performa PC Gaming high-end. Kami
menggunakan setting 1920×1080, FXAA, Graphics Detail : High.
GRID 2

GRID 2, salah satu racing game popular, kami gunakan karena game ini
bisa membebani GPU kelas atas sekalipun. Preset setting yang kami
gunakan adalah resolusi
1920×1080,
4x MSAA, Preset
ULTRA.

Pada kedua game diatas, nampaknya CPU sudah bukan lagi menjadi performance
bottleneck, sehingga nilai FPS hanya meningkat sedikit sekali setelah overclocking diterapkan.
Konsumsi Daya

Pada bagian konsumsi daya, kami mendapat nilai 58W-an di keadaan
idle, dan bisa mendapat 237W saat di-load dengan GRID2. Saat sistem
di-overclock, terjadi peningkatan konsumsi daya ke 248 Watt.
Kesimpulan

Bagi sebagian besar pengguna PC,
ASUS Maximus VI Extreme adalah
sebuah motherboard berchipset Z87 yang memiliki performa diatas
rata-rata, pilihan slot ekspansi yang memadai, ketahanan komponen yang
baik, dan juga penampilan yang menawan. Untuk pengguna yang sedang
menginginkan PC baru berbasis Intel Haswell, tentu ASUS Maximus VI
Extreme sangat pantas dimasukkan dalam ‘daftar belanja’, kalau budgetnya
mencukupi tentunya.
Namun, pasti anda bertanya, apa yang membedakan motherboard ASUS
Maximus VI Extreme dengan motherboard Z87 high-end lainnya? Apa yang
membuat motherboard ini pantas dihargai diatas 6 juta rupiah ?(
harga berlaku saat artikel ini dirilis, 1 USD = 11650) .
Jawabnya adalah : Potensi Overclocking yang luar biasa!
Sesuai yang tertera pada kemasannya, motherboard ASUS Maximus VI Extreme
didesain untuk overclocking.
Bahkan kami berani berpendapat bahwa motherboard ini diciptakan KHUSUS
untuk overclocking, dengan tujuan memecahkan semua rekor overclocking di
luar sana, atau setidaknya membuat para overclocker merasakan
pengalaman overclocking yang tiada dua, mulai dari opsi overclocking
yang luas, sampai kepada kemudahan yang ditawarkan melalui preset di
BIOS.

Kami harus jujur, metode pengujian ‘standar’ kami tidaklah cukup
untuk memaksa kemampuan ASUS Maximus VI Extreme sampai ke batas
termaksimalnya. Hanya pengujian dengan metode extreme overclocking yang
akan menunjukkan kepada kita semua betapa ‘menyeramkan’-nya motherboard
ini. Kami menjalankan prosedur pengujian yang ‘normal’ dengan tujuan
untuk melihat motherboard ini seperti kebanyakan user di luar sana, dan
pada pengujian normal ini ASUS Maximus VI Extreme membuktikan dirinya
sebagai motherboard high-end yang tangguh, dengan mudah bisa diajak
‘berlari’ , dan tentu saja memiliki performa yang baik, berkat berbagai
optimasinya(menaruh RAM setting AUTO pada DDR3-1600C9 adalah salah
satunya).
Pada beberapa waktu ke depan, kami akan menguji semua fitur
overclocking dari ASUS Maximus VI Extreme secara khusus di artikel
terpisah, sehingga anda para penggemar overclocking tidak perlu kecewa
karena kami tidak melakukan overclocking extreme di artikel ini.

Kami pastikan bahwa kami akan menguji berbagai skenario overclocking
ekstrim yang memanfaatkan semua kemampuan motherboard ini, dan juga ROG
OC Panelnya.
Akhir kata, meski segudang potensi yang ditawarkan ASUS di
motherboard Maximus VI Extreme-nya belum tentu dimanfaatkan oleh si
pengguna, motherboard ini jelas tidak mengecewakan. Jika anda tidak
sedang memanfaatkan kemampuan overclockingnya, setidaknya anda mendapat
jaminan durabilitas ekstra berkat komponen tangguh yang digunakan,
bukan?
Sumber :
jagatreview.com