Business

Showing posts with label Camera Digital. Show all posts
Showing posts with label Camera Digital. Show all posts

Olympus Umumkan Kamera Tangguh Stylus Tough TG-850 iHS

Olympus Umumkan Kamera Tangguh Stylus Tough TG-850 iHS
tg-850-6
Salah satu produsen kamera ternama, Olympus, kembali meluncurkan jagoan terbarunya yang bernama Stylus Tough TG-850 iHS. Sesuai namanya, TG-850 tergolong sebagai kamera tangguh yang cocok diajak berpetualang.
Kamera ini didesain untuk dapat mengambil gambar di dalam air hingga kedalaman 10 meter. Selain itu, Olympus mengklaim produknya tahan benturan bahkan saat jatuh dari ketinggian maksimal 2,1 meter.
Fitur tangguh lainnya ditawarkan antara lain anti debu dan kotoran, sanggup menahan beban hingga 100 kilogram, serta mampu beroperasi di suhu minus 10 derajat Celcius.
tg-850_3
TG-850 juga dilengkapi lensa 21-105mm dengan 5x optical zoom. Menurut Olympus, lensa tersebut adalah yang terluas dari semua kamera tangguh yang tersedia di pasaran saat ini. TG-850 menggunakan sensor 16MP BSI-CMOS dan didukung prosesor Olympus TruePic VII.
Di bagian belakang, pengguna akan menemukan LCD berukuran 3 inci yang bisa di-flip hingga 180 derajat. TG-850 juga dibekali autofocus berkecepatan tinggi dan kemampuan merekam video Full HD di 60fps.
Olympus rencananya akan meluncurkan TG-850 pada bulan Maret 2014 mendatang. Kamera yang tersedia dalam warna hitam, silver, dan putih itu dibanderol seharga USD 249.99.

Samsung Umumkan Kamera NX30

Samsung Umumkan Kamera NX30
samsung-nx30
Menyusul peluncuran kamera Galaxy 2, Samsung juga meluncurkan kamera high-end mirrorless terbarunya, NX30. Kamera ini merupakan upgrade dari seri NX20 namun dengan perbaikan yang cukup substansial termasuk autofokus yang lebih baik, EVF yang bisa dimiringkan, serta konektifitas wireless yang lebih mudah dengan teknologi NFC. Selain meluncurkan kamera DSLR tersebut, Samsung juga mengumumkan jajaran baru lensa premium seri S untuk kamera NX yakni lensa 16-50mm F3.5-5.6 Power Zoom ED OIS. Samsung NX30 ini sendiri tentunya dilengkapi dengan mount NX sehingga akan bisa dipasangkan dengan lensa seri S tersebut.
Samsung NX30 menggunakan sensor APS-C 20.3 megapiksel dan dimotori dengan image prosesor DRIMeIV. Kamera ini memiliki mode continuous shooting 9 fps dan memiliki kecepatan shutter speed hingga 1/8000 detik per shutter. Jangkauan ISO-nya juga sangat panjang, yakni dari 100 hingga 25.600 dan kamera ini sudah dibenami dengan teknologi koneksi wireless terkini untuk memudahkan koneksi baik ke sesama piranti maupun untuk berbagi di media sosial. Dengan NFC ini, saat terhubung, maka akan muncul berbagai pilihan di antaranya adalah berbagi image secara wireless atau menggunakan smartphone atau tablet sebagai remote untuk memotret. Di sini, fungsi Remote Viewfinder Pro akan memberikan kontrol penuh untuk melakukan setting secara manual seperti untuk shutter speed dan aperture, juga untuk melakukan zoom dan kontrol shutter.
samsung-nx30-8
Perbaikan signifikan yang diberikan untuk NX30 adalah NX AF System II serta sistem autofokus hybrid yang mengombinasikan fase dan deteksi kontras untuk memberikan auto fokus yang jauh lebih cepat dan lebih akurat. Selain itu, viewfinder elektronik (EVF) yang baru selain memiliki resolusi yang sangat mengesankan, yakni 2,359K-dot juga desainnya yang kini bisa dibuka dan kemudian dimiringkan hingga 80 derajat sehingga memungkinkan pengguna mengomposis bidikannya. Tak hanya EFV yang diperbaiki, monitor bagian belakang juga diupgrade dimana kini memiliki resolusi 1,073k dot dengan lebar display 3 inch. Monitor tersebut juga bisa dipindah dari sisi ke sisi hingga 180 derajat, serta ke atas dan ke bawah sejauh 270 derajat.
Kemampuan merekam video di NX30 juga sudah diperbaiki. Dengan kemampuan merekam Full HD 1080p 60p, kamera ini juga dilengkap input mikrofon standar 3.5mm sehingga Anda bisa menambahkan mikrofon sendiri untuk mendapatkan hasil perekaman audio yang maksimal. Samsung belum memberikan kisaran harga kamera NX30 dan lensa premium S ini, dan menjanjikan akan mengumumkan di ajang CES

Harga Kamera Canon PowerShot SX40 HS dan Spesifikasi

Harga Kamera Canon PowerShot SX40 HS dan Spesifikasi yang sedang Anda baca saat ini merupakan informasi terbaru tentang Kamera Digital Canon. Kamera Canon PowerShot SX40 HS merupakan kamera pocket yang bentuknya hampir mirip dengan kamera DSLR. Namun Anda jangan terkecoh, perhatikan letak perbedaannya dengan kamera dslr mudah dilihat pada bagian lensa canon sx40 HS yakni lensanya tidak bisa di lepas dan di ganti dengan yang lain, Kamera Kamera Canon PowerShot SX40 HS ini juga sudah memiliki optical zoom yang cukup besar yakni 35x optical zoom yang dapat sangat membantu untuk menjangkau dan memotret object yang letaknya jauh. Spesifikasi andalan Kamera Canon PowerShot SX40 HS adalah kamera ini sudah dilengkapi optical stabilization system. Sistem ini berfungsi bagi pengguna ketika mengambil gambar dan menjaganya tetap tajam meski memakai mode zoom penuh. Berikut ini gambar dari Kamera Canon PowerShot SX40 HS:
Kamera Canon PowerShot SX40 HS:

Dengan semua spesifikasi dan keunggulan Kamera Canon PowerShot SX40 HS seperti yang kami paparkan diatas, maka kamera ini sangat layak untuk dijadikan kamera Andalan untuk aktifitas fotografi Anda. Harga Kamera Canon PowerShot SX40 HS dipasaran kamera dalam negeri, yaitu Rp.3,785,000.- .

Silahkan lihat juga ulasan harga kamera digital Canon lainnya di Harga Kamera Digital DSLR Canon EOS 600DL. Sekian informasi tentang Harga Kamera Canon PowerShot SX40 HS dan Spesifikasi, semoga bermanfaat.

Kamera DSLR terbaik Canon EOS 7D

kamera dslr terbaik canon EOS 7D - salam hangat buat penggemar kamera. Disini saya akan memperkenalkan kamera dslr terbaik canon EOS 7D. Kamera ini di buat oleh canon dengan bentuk dslr. Kamera ini sangat ideal buat para fotografer semi-professional dan professional. Kamera ini memiliki sensor 22.3 x 14.9mm sehingga anda bisa mengambil gambar dengan resolusi tinggi sebesar 18 MP, sehingga akan menghasilkan sedikit noise dan dapat meningkatkan ketajaman gambar walaupun dalam kecepatan pemotretan yang cepat.
Kamera canon EOS 7D ini juga dilengkapi dengan prosesor dual digic 4 yang dapat memberikan kualitas reproduksi warna dan kapitas baterai yang tahan lama. DItambah lagi anda bisa memotret dengan format 3:2 dan bisa merekam video full HD di resolusi 1920 x 1080.

Selanjutnya, bodi kamera ini terbuat dari bahan magnesium alloy sehingga kamera ini memiliki berat 0.82 kg dan memiliki ketahanan terhadap perubahan cuaca dan debu. Kemudian kamera ini mudah digunakan karena gripnya terbuat dari karet pada sisi panel kanan dan ada tombol kontrol pada sisi kita belakang. Dan disebelah tombol yang ada ada dilayar TFT sebesar 3 inci, dimana memiliki 920.000 dot.

Kemampuan kinerja

memiliki kecepatan shutter sebesar 30 - 1/8000 detik. Kemudian anda juga bisa melepaskan shutter terbuka selama tombol shutter tertekan, dengan mode BULB, dapat membantu anda untuk menghasilkan gambar dengan efek yang dramatis dari objek yang bergerak. Kemudian kamera ini dilengkapi dengan built- in auto pop-up TTL flash yang bisa digunakan dalam pemotretan gelap.

Terdapat fitur self timer yang dapat kita gunakan untuk menunda shutter selama 2 hingga 10 detik. Dalam mode continous shooting, anda mampu memotret sebanyak 8 foto perdetik dalam mode kecepatan tinggi dan 3 foto per detik dalam mode kecepatan rendah sehingga anda bisa menangkap momen secara beruntun.

Spesifikasi Canon EOS 7D Lens Kit 18-135mm IS – 18 MP – Hitam
SKU                                                        CA189ELABQEBANID-89703
Ukuran (L x W x H cm)                         14.82 x 11.07 x 7.86 cm
Berat (kg)                                                0.945 kg
Warna                                                      Hitam
Tipe                                                         EOS 7D
Ukuran Layar (in)                                   3.0
Megapiksel                                             18.0
Fitur                                                        HD Recording|Wide Angle
Garansi produk                                       1 Tahun Garansi (Spare-part dan Servis)
Input                                                       USB
Output                                                    Component Video|Composite Video|USB|HDMI
USB Port                                                Ya
Resolusi Layar                                        920k dots
Tipe Baterai                                            Li-Ion
Format Foto                                           JPEG, RAW
Ukuran File Foto                                   5184x3456
Format Video                                        MOV
Video HD                                              Ya
Focal Length                                        18-135mm
Image Stabilization                              Ya
ISO Range                                            100 - 3200
Resolusi Video                                     1920x1080
Range Shutter Speed                            30 - 1/8000 detik
Tipe Memory Card                               CF Card Type I
HDMI Port                                           Ya
Tipe Layar                                            LCD
Harga kamera EOS 7D sebesar Rp. 18.885.000

Jenis Kamera DSLR Terbaik pilihan Fotografer

1. Kamera DSLR Canon EOS 650D

Spesifikasi dari kamera digital Canon 650D merupakan kelanjutan dari canon tipe 600D, Canon tipe 650D ini terintegrasi dengan sensor CMOS Hybrid yang sangat berguna untuk memadukan fungsi  fase deteksi dan fungsi kontras autofokus, keunggulan fitur ini terasa  pada saat fotografer menggunakan 650D untuk proses  perekaman  video. Keberadaan Prosesor yang tertanam pada 650D merupakann generasi Canon Digic 5 14-bit. Fitur andalan lainnya dari canon tipe 650D adalah kamera jenis  DSLR ini sudah dilengkapi dengan  layar sentuh dan vari-angle sehingga semakin memanjakan para pemakainya. Canon tipe 650D adalah jenis DSLR pertama yang memiliki fitur layar sentuh. Fitur pendukung lainnya adalah Hybrid AF yang memberikan fasilitas  efek autofokus  dengan intens ketika  fotografer  memakai mode video dan live mode.
Kamera DSLR Canon EOS 650D
2. Kamera DSLR Nikon D70

Nikon tipe D70 membuat anda seperti fotografer professional. Kamera digital terbaik dengan harga terjangkau menjadikan tipe Nikon D70 sebagai buruan utama para fotografer pemula. Merk pabrikan Nikon memproduksi Nikon tipe  D70 yang dilengkapi dengan kemampuan menghasilkan gambar hasil potretan dengan ketajaman dari segi resolusi sehingga menjadikan gambar semakin berkualitas dengan color range yang maksimal. Kemampuan lain dari Nikon D70 adalah dari segi kecepatannya, tercatat hanya diperlukan waktu 1/2 detik dari kondisi kamera ini Off sampai On dan siap untuk digunakan dan hanya 0,1 detik saja waktu yang dibutuhkan untuk mengambil gambar ketika tombol pemotret ditekan. Nikon D70 ini dilengkapi pula dengan hadirnya built-in speedlight dan spesifikasi wajib lainnya seperti autofocus, semakin menjadikan Nikon D70 pantas menjadi pilihan utama. 
Kamera DSLR Nikon D70
3. Kamera DSLR Canon 1100D

Apakah anda fotografer pemula? Kamera jenis DSLR Canon 1100D sangat cocok untu Anda. Dari segi kemudahan pemakaian didukung oleh tata letak fungsi kontol yang sangat sederhana sehingga bagi anda fotografer pemula dapat mengatur dan menggunakan kamera DSLR ini dengan sangat mduah. Keunikan lain dari Kamera DSLR Canon 1100D adalah tersedia dalam pilhan warna merah maron  dan warna abu-abu. DSLR Canon tipe 3100D sudah dilengkapi dengan modus pengaturan otomatis dan memiliki Live View sehingga bagi fotografer pemula akan sangat mudah mendapatkan hasil foto terbaik. DSLR Canon tipe 1100D terintegrasi dengan sensor CMOS dan ketajaman resolusinya sebesar 12 Megapiksel.
Kamera DSLR Canon 1100D
4. Kamera DSLR Nikon D3100

Pilhan ideal pantas jatuh pada Kamera jenis DSLR Nikon D3100 . Mengapa demikian? Tak lain karena kemampuannya dalam mengambil gambar yang berkualitas sehari-hari disela aktivitas anda, karena ukurannya yang mungil sehingga memudahkan penggunanya membawa dan menyimpan Nikon 3100 ketika berpergian. Spesifikasi dari  Nikon D3100 adalah adanya  fitur Live View yang mampu merekam video dengan kualitas video Full HD, dilengkapi juga sensor CMOS . Nikon D3100 ini terkenal hemat dalam konsumsi energy baterai dibanding pendahulunya Nikon D3000 dengan sensor CCD nya. Nikon D3100 beresolusi  14 megapiksel dan ISO yang mampu mencapai 3200.
Kamera DSLR Nikon D3100
5. Kamera DSLR Canon 550D

Ini dia kamera pamungkas kita dalam postingan Jenis Kamera DSLR Terbaik pilihan Fotografer. Tipe Kamera Terbaik pilhan fotografer, yakni Canon 550D. Dengan segala kemampuan yang dimilikinya, menjadikan Canon 550D kamera paling laris di tahun ini. Meskipun, generasi terbarunya sudah ada yaitu Canon 600D, tetapi tetap Canon 550D paling banyak diincar. Hal ini disebabkan karena Canon 550D memiliki fitur lengkap tetapi harga yang sangat murah bagi seorang pemula. Walaupun murah, tapi tidak murahan yah…hehehehe. Berdasarkan pengalaman pemakainya, Canon 550D terkenal memiliki kualitas yang jauh diatas harganya, menjadikan Canon 550D banyak dipakai oleh semua level fotografer dari amatiran sampai fotografer professional. Keunggulan utama dari Canon 550D diantaranya adalah memiliki resolusi 18 megapiksel, grip Canon 550D ini termasuk kokoh dan aman digunakan, (wuihhhh….tangguh banget kan). Ditambah dengan 550D cukup ringan ketika dibawa dan digenggam. Kemampuannya dalam merekam terkenal sangat tangguh karena mampu merekam video dengan kualitas 1080p/full HD pada frame 24,25 atau 30 fps. Canon 550D dilengkapi prosesor DIGIC 4 serta sensor CMOS.
Kamera DSLR Canon 550D
Sekian info tentang Jenis Kamera DSLR Terbaik pilihan Fotografer

Fujifilm Siapkan Update Firmware untuk Kamera X-Series

Fujifilm Siapkan Update Firmware untuk Kamera X-Series
Fujifilm X-Pro1
Adanya update untuk firmware yang digunakan dalam sebuah perangkat memang ditujukan untuk meningkatkan kepuasan pengguna. Hal ini pun menjadi perhatian utama dari produsen kamera, Fujifilm, selain tetap menggarap produk-produk terbaru.
Dalam waktu dekat, atau tepatnya pada 5 Desember 2013, Fujifilm berencana merilis update firmware untuk salah satu produk X-series mereka, yakni X-Pro1. Sementara untuk X-E1, X-E2, dan X100s dijadwalkan hadir pada 19 Desember mendatang.
Khusus untuk X-Pro1, update firmware memang terus dilakukan Fujifilm secara berkelanjutan. Hasilnya, X-Pro1 menjelma menjadi kamera yang lebih baik dibanding saat pertama kali diluncurkan.
Pihak perusahaan berjanji bahwa update tersebut akan membawa beberapa fungsi baru sesuai dengan permintaan para pengguna. Salah satunya adalah mengatur kecepatan shutter minimum dan ISO maksimum untuk mode auto exposure.
Berikut rangkuman beberapa hal yang termasuk dalam update firmware kali ini:
  • Bisa meng-edit nama file hasil jepretan di kamera
  • Peningkatan pada proses konversi file RAW di kamera
  • Tampilan yang lebih baik pada pengaturan exposure di live-view dan histogram
  • Kemampuan mengganti aperture dan shutter speed di AE lock
  • Pengaturan maksimum dan default ISO dan minimum shutter speed di ISO AUTO
  • Meningkatkan jangkauan cover dan akurasi dari bright frame di OVF
Sumber: DPreview

Panasonic Hanya Siapkan 5 Lumix Baru di 2014

Panasonic Hanya Siapkan 5 Lumix Baru di 2014
Panasonic_GX7_Review_GX7k_front_H_H020A copy-900-80
Persaingan yang ketat di ranah kamera digital ditambah dengan kamera smartphone yang semakin canggih membuat semua produsen harus merencanakan strategi terbaik sebelum merilis produknya. Hal ini pun diketahui betul oleh Panasonic.
Menurut informasi, perusahaan asal Jepang itu hanya menyiapkan 5 seri Lumix untuk dirilis tahun 2014 mendatang, atau setengah dari yang diluncurkan tahun ini.
Hanya sedikit bocoran tentang seperti apa kamera Panasonic terbaru nantinya. Model mirroless single-lens nampaknya menjadi andalan Panasonic di seri Lumix 2014. Ada pula Lumix yang dibekali fitur high-magnification zoom dengan banderol sekitar USD 300 maupun yang mampu merekam video 4K ultra HD.
Keputusan hanya merilis 5 Lumix baru tentunya disebabkan karena penurunan jumlah penjualan sepanjang tahun 2013. Prediksi terakhir menyebutkan bahwa penjualan kamera secara global anjlok sebanyak lebih dari 2 juta, bahkan bisa mencapai 4 juta.
Selain kamera, pihak perusahaan juga tak terlalu antusias untuk masuk ke pasar TV dan gadget. Panasonic akan lebih memfokuskan diri pada produk-produk perlengkapan rumah tangga dan produk-produk teknologi di bidang otomotif.
Sumber: Reuters

[Rumor] Sony Kembangkan Sensor Full Frame 54 Megapixel

[Rumor] Sony Kembangkan Sensor Full Frame 54 Megapixel
sonysensr_zps71d7931e
Banyak yang beranggapan bahwa semakin besar megapixel, semakin bagus pula foto yang dihasilkan. Padahal, kenyataannya tidak demikian. Banyak faktor lainnya yang menentukan baik atau tidaknya hasil jepretan dari sebuah kamera.
Walaupun begitu, ada kalanya seorang fotografer membutuhkan megapixel yang besar. Misalnya saat mereka ingin mencetak foto dengan ukuran jumbo dan tak mau kehilangan detail yang tinggi.
Inilah yang mungkin menjadi pertimbangan salah satu produsen asal Jepang, Sony. Menurut isu yang beredar di Sony Alpha Rumors, Sony akan mengembangkan sensor full frame 54 megapixel pada 2014 mendatang.
Sensor tersebut dilengkapi fitur 2460 titik fokus, dimana area fokusnya mencakup 78 persen dari keseluruhan sensor itu sendiri. Dengan kemampuan semacam ini, Sony kemungkinan besar akan menargetkan produknya pada para fotografer profesional.
Jika isu yang beredar benar adanya, maka bisa jadi sensor ini baru akan tersedia pada 2015 atau 2016. Hal ini disebabkan karena membuat sensor semacam itu butuh biaya yang mahal. Sony harus lebih dulu memikirkan cara untuk menekan biaya produksi agar proses manufaktur menjadi lebih efisien

Nikon Segera Pasarkan DSLR Full Frame Bergaya Retro

Nikon Segera Pasarkan DSLR Full Frame Bergaya Retro
Nikon-Df-silver-front
Desain klasik memang menjadi daya tarik tersendiri bagi para penggemar kamera belakangan ini. Setelah Fujifilm, Olympus, dan Panasonic bermain di ranah tersebut, Nikon siap meramaikan persaingan.
Nikon memastikan akan memulai proses shipping dari seri Df dengan warna silver-hitam pada pekan ini, atau tepatnya 28 November 2013.
Seperti diketahui, Nikon Df disebut-sebut menjadi kamera DSLR Full Frame pertama yang bergaya retro. Berbeda dengan para pesaingnya yang lebih mengusung platform fixed-lens maupun mirrorless interchangeable lens.
Secara spesifikasi Nikon Df mirip dengan pendahulunya yaitu D4. Sensor FX CMOS 16.2 megapixel full-frame (36×23.9mm) menjadi sajian utama; selain desainnya yang klasik tentunya. Untuk menambah kesan ‘jadul’, Nikon melengkapi Df dengan tombol kontrol mekanis berbasis putar.
Nikon-Df-top
Untuk memberikan hasil gambar yang baik dalam segala kondisi pencahayaan, kamera ini menyediakan jangkauan ISO 100-12,800. Bicara auto-focus, sistem AF 39-point Multi-CAM 4800 menjadi andalannya.
Nikon Df bisa menangkap 5.5 frame per detik. Optical viewfinder dengan jangkauan 100 persen dan layar sebesar 3,2 inci LCD dengan 921,000 dot diyakini akan memudahkan pengguna dalam pemakaian dan menghasilkan jepretan terbaik. Apalagi ditambah dengan beberapa shooting mode dan scene untuk mempercantik hasil sesuai kebutuhan.
Perlu diketahui bahwa produk ini juga kompatibel dengan Nikon WU-1a Wireless Adapter. Jadi, jika Anda tak sabar untuk segera berbagi foto di media sosial, alat tersebut akan sangat berguna karena dapat langsung mengirim foto dari DSLR ke smartphone.
Bagi Anda yang tak sabar untuk mencicipi Nikon Df nampaknya harus menyiapkan dana yang tak sedikit. Untuk bodinya saja Nikon membanderolnya seharga US$2,800. Sementara jika ingin ditambah lensa kit 50-mm F1.8 G, harganya menjadi US$3,000.
Sumber: Nikon Rumors

Kamera Leica Ini Terjual USD 1,8 Juta

Kamera Leica Ini Terjual USD 1,8 Juta
slide_326732_3147812_free
Tak jarang acara lelang digelar di berbagai belahan dunia mencatatkan angka penjualan yang fantastis untuk suatu barang. Apalagi jika barang yang dilelang adalah satu-satunya di dunia.
Baru-baru ini, sebuah kamera Leica yang didesain oleh Jony Ive, bos untuk urusan desain di Apple, terjual dengan nilai yang sangat tinggi dalam acara lelang amal Sotherby’s.
Kamera Leica M dengan tampilan yang cantik tersebut berhasil menembus harga USD 1,8 juta. Padahal, estimasi awal untuk harganya ‘hanya’ sekitar USD 500 ribu sampai dengan USD 750 ribu.
slide_326732_3147810_free
Selain Leica M, produk lainnya yang dijual dengan harga tinggi adalah Mac Pro, edisi terbaru dari komputer buatan Apple. Sejatinya Mac Pro diharapkan bisa terjual seharga USD 40 ribu hingga USD 60 ribu. Nyatanya, dilepas di angka USD 977 ribu.
Nantinya dana yang terkumpul dari pelelangan akan digunakan untuk memerangi HIV dan AIDS di Afrika melalui yayasan (RED) yang dikelola oleh Bono, vokalis band U2.
Dalam acara lelang Sotherby’s, turut hadir tokoh-tokoh populer di dunia baik dari kalangan selebriti maupun dunia industri teknologi. Salah satunya adalah sang CEO Apple, Tim Cook.
Laporan terakhir menyebutkan bahwa dana yang terkumpul telah mencapai USD 26 juta setelah Bill dan Melinda Gates Foundation setuju untuk menyatuhkan dana milik mereka.
Sumber: Huffingtonpost

Kamera Samsung NX300 Menjadi Piranti Tizen Pertama

Kamera Samsung NX300 Menjadi Piranti Tizen Pertama
Samsung telah meluncurkan kamera terbarunya, NX300M pada bulan Oktober lalu di negara asalnya Korea Selatan. Dan menyusul peluncuran tersebut, Samsung mengumumkan bahwa kamera tersebut merupakan piranti pertamanya yang dijalankan dengan OS Tizen.
Samsung-NX300M1
Saat peluncuran kamera tersebut sebulan yang lalu, Samsung tidak mengungkapkan bahwa kamera tersebut dijalankan dengan OS Tizen, sebuah sistem operasi berbasis Linux alternatif yang dianggap sebagai platform yang lebih terbuka yang akan menyaingi Google Android dan Apple iOS. Dan kini Samsung memastikan bahwa kamera tersebut dijalankan dengan platform Tizen Camera yakni platform yang didesain untuk memberikan waktu booting yang lebih cepat dan meningkatkan performa kamera tersebut.
Dalam pernyataannya Samsung juga menyebutkan bahwa jika NX300M menjadi kamera pertama yang dijalankan dengan OS Tizen, maka smartphone pertama yang akan dijalankan dengan OS tersebut akan diluncurkan tahun depan, kemungkinan besar pada kuartak pertama 2014. Piranti Tizen pertama dari Samsung nampaknya dijalankan dengan Tizen 2.2.1 meskipun Samsung tengah mengerjakan versi yang lebih baru untuk OS tersebut, yakni Tizen 3.0 yang diharapkan bisa diluncurkan segera di tahun ini, yakni sekitar kuartal ketiga tahun 2013 ini.
Akan sangat menarik menunggu seperti apa smartphone Tizen pertama dari Samsung. Untuk user interfacenya sendiri sudah diketahui yakni tak akan berbeda jauh dengan jajaran smartphone Galaxy yang dijalankan dengan OS Android. Jika Samsung Galaxy berhasil meraih kesuksesan sehingga menjadikan Samsung berhasil menduduki jawara vendor ponsel dunia saat ini, akankah platform mobile Tizen ini juga bisa menyusul kepopuleran Android khususnya di seri Galaxynya? Kita tunggu dan lihat saja nanti.

4 Situs Review Kamera dan lensa Yang Layak Anda Kunjungi

4 Situs Review Kamera dan lensa Yang Layak Anda Kunjungi
Beberapa pembaca mengirim email mengenai kualitas sebuah kamera atau lensa yang akan mereka beli. Namun karena kamera dan lensa yang saya pakai sejauh ini jumlahnya bisa dihitung dengan tangan, saya tidak bisa menjawab semua pertanyaan yang dikirim. Adalah normal ketika anda mencari informasi sebanyak-banyaknya mengenai kelebihan serta kekurangan sebuah kamera atau lensa yang sedang anda incar. Untuk harga yang tidak murah (kecuali anda paman gober he he…), kita harus tahu apa yang kita dapatkan.
Ada banyak cara untuk menggali informasi mengenai sebuah kamera atau lensa. Yang paling lazim adalah bertanya kepada yang sudah punya, baik lisan maupun online (forum fotografi sedang semarak). Namun jika jawaban teman belum memuaskan anda, anda punya beberapa sumber informasi terpercaya lain yang patut anda ketahui, yaitu situs review kamera maupun lensa.
Beberapa situs review kamera yang memiliki reputasi bagus biasanya ditangani oleh para profesional yang pekerjaan sehari-harinya memang menguji kamera dan lensa. Saya pilihkan disini beberapa yang dianggap hasil review-nya valid dan terpercaya. Silahkan:

1. DP Review

belajar-fotografi-001.jpg
DP Review adalah situs review kamera terbesar dan paling terkenal. Anda bisa mengakses database review mereka yang mencakup hampir semua jenis kamera mulai dari prosumer sampai SLR segala merk, serta beberapa lensa SLR populer. Review dari DPReview biasanya sangat komplit (bahkan terlalu komplit), mulai dari aspek tenis, fitur, kelebihan, kekurangan sampai enak tidaknya dipegang ditangan. Ditambah lengkap dengan grafik pendukung serta contoh hasil foto. Kualitas sebuah kamera biasanya ditandakan dengan rekomendasi akhir.
Kesimpulan review biasanya ditandai oleh rekomendasi akhir, misal untuk kamera Nikon D700 SLR memperoleh rating seperti ini:
dpr_highly_recommended_fina.gif
Secara gampang, rating dari DP Review bisa diartikan sebagai berikut: Recommended(just) = Cukup; Recommended = Baik; Highly Recommended = Sangat Baik. Untuk jenis kamera terbaik tahun ini mereka memberi predikat SILVER dan GOLD.
Klik disini untuk menuju ke halaman review dari DPReview.

2. CNET Digital Camera

CNET adalah situs teknologi terkemuka, dan mereka memiliki database review kamera digital yang cukup besar dan komplit, mulai dari kamera saku sampai dengan SLR. Kelebihan CNET adalah mereka memiliki memiliki sistem penggolongan kamera yang sangat rapi dan informatif: berdasarkan rentang harga, berdasarkan rating dari editor dan pemakai, berdasarkan merk dan fitur dll, sehingga anda akan sangat terbantu mencari dan membandingkan kualitas jenis kamera yang anda butuhkan.
CNET memberi rating dengan sistem bintang dari 0 sampai 5 untuk menandakan kualitas sebuah kamera digital. Klik disini untuk melihat review kamera digital dari CNET.

3. Camera Labs

Camera Labs adalah situs khusus review kamera digital dan lensa. Jumlah dan jenis kamera yang telah mereka review cukup banyak dan lengkap dari kamera saku sampai SLR, sementara lensa hanya mencakup beberapa jenis dari merk utama.
Secara umum rating kualitas dari Camera Labs sangat mirip dengan DP Review. Klik Disini untuk menuju ke halaman review kamera digital dan lensa dari Camera Labs

4. Photozone

Photozone adalah sebuah situs dari Jerman yang memiliki spesialisasi di bidang review lensa SLR, meskipun mulai sekarang sudah merambah ke kamera digital. Hampir semua lensa dari segala jenis dan merk baik produsen utama maupun third party sudah direview secara lengkap. Kalau anda mencari situs rujukan review lensa terbaik, Photozone-lah tempatnya.
belajar-fotografi-photozone.jpg
Photozone memiliki ulasan yang sangat komplit, mulai kualitas optik, mekanik sampai ke ketahanan sebuah lensa. Mereka memberikan rating yang dengan sistem yang mirip dengan DP Review.
Klik disini untuk menuju halaman review lensa dari Photozone.
Oke, selamat berpusing-pusing membandingkan kamera dan lensa idaman anda

Mengapa Membeli Kamera Nikon Coolpix AW100 atau AW110? Review dan Penilaian

Mengapa Membeli Kamera Nikon Coolpix AW100 atau AW110? Review dan Penilaian
Nikon telah memberikan pilihan menarik bagi pengguna kamera yang gemar berfoto atau merekam video saat kondisi ekstrim dan outdoor bahkan bagi pengguna yang memiliki hobi menyelam bisa menggunakan produk hebat Nikon Coolpix AW100 atau AW110. Ini adalah kamera pocket dengan kemampuan waterproof jadi tahan direndam dalam air sampai kedalaman 15 meter.

Spesifikasi utama Nikon Coolpix 100 dan Coolpix 110:


  • 16 megapixel

  • Resolusi maksimal 4608 x 3456

  • variasi ISO Auto, 125, 200, 400, 800, 1600, 3200

  • Optical Zoom 5x

  • Digital Zoom 4x

  • Besar LCD 3 inchi

  • Internal Flash

  • Aparture F3.9 - F4.8

  • Waterproof, Shockproof, Dustproof, Freezeproof



Apa yang membedakan antara Nikon Coolpix AW100 VS AW110 ?

Secara bentuk dan spesifikasi antara Nikon Coolpix AW100 dan Nikon Coolpix AW110 tidak terlihat berbeda, namun ada sedikit hal detail yang perlu diketahui berbeda diantaranya:

  • LCD Screen AW110 lebih bagus, LCD Screen pada Nikon Coolpix AW110 lebih terang dibanding Nikon Coolpix AW100, tetapi masih sama-sama memiliki besar 3 inchi

  • Build in HDR di Nikon Coolpix AW110, yang memiliki Build in HDR adalah Nikon Coolpix AW110.

  • Kemampuan Foto Panorama di Nikon Coolpix AW110, sedangkan AW100 tidak ada.

  • Fasilitas Wifi ada pada Nikon Coolpix AW110, untuk tranfer foto dan control

  • Kemampuan foto 3D ada pada Nikon Coolpix AW110, sedangkan AW100 belum punya feature tersebut.

Hal yang disebutkan diatas bisa dilihat bahwa beberapa fasilitas tentunya sudah semakin dilengkapi pada kemampuan kamera yang lebih baru di Nikon Coolpix AW110. Tetapi untuk hasil dan feature standard tidak ada perubahan, sehingga jika kita tidak memerlukan fungsi-fungsi terbaru dari Nikon Coolpix AW110, maka pilihan untuk memiliki dan membeli Nikon Coolpix AW100 adalah hal yang menarik karena harganya juga berbeda.



Apa kekurangan dari Nikon Coolpix AW100 dan Nikon Coolpix AW110?

Secara keseluruhan fungsi dan hasil foto dari Nikon Coolpix AW100 dan Nikon Coolpix AW110 sudah bagus dan bisa digunakan untuk koleksi abadi foto-foto kita. Tetapi ada hal yang perlu dipertimbangkan sebagai kekurangan dari kamera Nikon Coolpix AW100 dan AW110, yaitu tidak tersedianya port untuk external flash pada Nikon Coolpix AW100 dan AW110, jadi jika kita ingin menambahkan flash external harus menggunakan triger cahaya. Hal lain yang menjadi kekurangan dari kamera ini adalah live view LCD yang statis dan tidak bisa digeser geser sama seperti jenis LCD kamera umumnya, jika saja LCD dapat dirotate atau swivel LCD, maka kamera Nikon Coolpix AW100 dan AW110 akan lebih menarik untuk digunakan, tetapi hal ini lumrah tidak tersedia karena jika dilengkapi fasilitas swivel LCD maka engsel putar akan berpotensi kemasukan air.

Berapa Harga Nikon Coolpix AW100 dan AW110 ?

Kisaran harga Nikon Coolpix AW100 berada antara Rp.2.350.000 sampai Rp.2.500.000, dan Nikon Coopix AW110 berada diharga antara Rp. 3.250.000 sampai 3.500.000. Harap diperhatikan, ini hanya harga patokan karena harga dapat berubah menjadi lebih murah atau lebih mahal tergantung dari keadaan dipasaran.

Review Nikon D3S




Para fotografer profesional dapat memilih satu dari begitu banyak kamera DSLR yang ada di pasaran. Biasanya, dalam menentukan kamera DSLR mana yang akan mereka beli, selain mempertimbangkan soal performa, mereka juga mempertimbangkan soal harga, karena harga kamera DSLR yang berkualitas biasanya memang cukup mahal. Salah satu kamera DSLR yang cocok untuk para fotografer profesional yang mempunyai banyak uang untuk diinvestasikan dalam bentuk kamera DSLR adalah Nikon D3S.

Kamera DSLR dari Nikon ini bukan kamera DSLR sembarangan. Para fotografer profesional yang menggunakan kamera DSLR ini sudah pasti akan dapat menghasilkan karya-karya yang mengagumkan. Berikut adalah spesifikasi Nikon D3S:

Piksel Efektif : 12.1 megapiksel
Perbesaran Gambar : Tergantung lensa
Tipe Sensor Gambar : CMOS
Format Sensor Gambar : FX
Ukuran Sensor Gambar : 36.0mm x 23.9mm
Resolusi Gambar Maksimal : 4,256 x 2,832 piksel
Format Gambar : RAW, JPEG, TIFF
Kontrol Gambar : Satu Warna, Netral, Standar, Jelas, Custom
Media Penyimpanan yang Didukung : CompactFlash
Tipe Shutter : Elektronik
Kecepatan Shutter : 1/8000 sampai dengan 30 detik
Kecepatan Maksimal Pengambilan Gambar Tanpa Henti dalam Resolusi Maksimal : 9 frame per detik
ISO : 200 - 12.800
Area Autofocus Maksimal : 51
Kualitas Video Maksimal : Definisi tinggi 1280x720 pada 24 frame per detik
Layar : LCD 3.0 inci, 921.000 piksel
Antarmuka : Terminal 10 pin, HDMI, USB kecepatan tinggi, NTSC, PAL
Wi-Fi : Ada
GPS : Ada
Baterai : Lithium-ion
Daya Tahan Baterai : 4.200 pengambilan gambar
Dimensi : 159.5 x 157 x 87.5 mm
Berat : 1.240 gram

Sebagian besar fotografer yang sudah mencoba untuk menggunakan Nikon D3S terkagum-kagum dengan hasil yang mereka dapatkan. Gambar-gambar yang dihasilkan oleh Nikon D3S sangat bagus dan warnanya juga sangat akurat. Selain itu, kamera DSLR ini juga memiliki beberapa fitur untuk editing gambar, seperti fitur untuk mengatur keseimbangan warna, menghilangkan efek mata merah, mengubah ukuran gambar, dan sebagainya. Selain performa dan kualitas gambar yang mengagumkan, badan Nikon D3S ini juga sangat mantap dan kokoh. Harga kamera DSLR ini sekitar Rp. 66.000.000,-.

Nikon Df Mengusung Tagline “Pure Photography”

Nikon Df Mengusung Tagline “Pure Photography”
Teaser Nikon Df, Image Credit : Nikon Video

Nikon Df, Nikon mengusung tag line “Pure Photography” yang bisa diartikan bahwa kamera ini kemungkinan tidak akan memiliki fitur video. Murni untuk fotografi dan dibuat khusus untuk fotografer dan mengabaikan videografer.  Beberapa teaser tambahan ini memang belum mengindikasikan spesifikasi detail sebelumnya benar. Tetapi kita bisa melihat beberapa hal dari gambar yang sudah banyak beredar di internet berikut :
  • Wujud kameranya semakin tampak jelas, persis model Nikon FM lama atau Sony A7 yang baru saja dirilis atau Olympus OMD, dengan ciri khas retro, desain viewfinder dan flash hot-soe yang berbentuk prisma.
  • Banyak terdapat kontrol/tombol manual untuk mengoperasikan kamera saat mengambil gambar.
  • Perbandingan ukuran terlihat Nikon Df lebih besar dari Sony A7, dan mirip dengan Nikon D610
  • Update: Terdapat didicated control untuk shutter speed
  • Update: Gambar teaser sebelumnya di atas sudah diganti dengan gambar resmi yang bocor, dalam beberapa jam ke depanakan muncul press release resmi dari Nikon.
Telah dikonformasi oleh Nikonrumors.com bahwa tanggal pengumuman Nikon Df adalah hari Selasa, 5 November 2013. Nama kamera adalah Df dan bukan DF. Df akan sepenuhnya mendukung semua lensa Nikon non-AI. Lensa non-AI adalah lensa Nikon yang memakai sistem mount lama dan belum “Automatic maximum aperture indexing”.
Ukuran Nikon D610 vs Nikon-Df vs Sony A7, Image Credit : Ethan
Ukuran Nikon D610 vs Nikon-Df vs Sony A7, Image Credit : Ethan
Nikon Df mockup, Image Credit Slrclub
Nikon Df mockup, Image Credit Slrclub
Nikon Df Dedicated Control utk Shutter Speed
Terdapat Dedicated Control utk Shutter Speed
Nikon Df, Image Credit Nikon
Nikon Df, Image Credit Nikon
Mockup lain Nikon Df, Image Credit Mike Bacchin
Mockup lain, Image Credit Mike Bacchin

Kamera Fujifilm X-E2, Generasi Kedua Seri X

Kamera Fujifilm X-E2, Generasi Kedua Seri X
Kamera Fujifilm X-E2, Image Credit Fujifilm
Kamera Fujifilm X-E2, Image Credit Fujifilm
Seperti yang telah dirumorkan beberapa waktu yang lalu, Fujifilm mengenalkan ke publik kamera terbaru mereka Fujifilm X-E2, kamera mirrorless mid-range dengan lensa yang dapat dipertukarkan. Fujifilm X-E2 mendapat banyak upgrade fitur seperti terlihat di X100S, termasuk on-sensor PDAF (Phase Detection Auto Focus) yang juga mendukung fokus manual unik dari Fujifilm yaitu digital-split-image. Disamping itu, sensor kamera X-Trans 16MP juga mendapat serangkaian perbaikan dan penyesuaian hardware dalam menanggapi berbagai saran terhadap kamera sebelumnya, X-E1.
X-E2 adalah kamera mirrorless pertama Fujifilm yang menawarkan LMO (Lens Modulation Optimizer), seperti pada X100S dan X20. Teknik ini menggunakan karakteristik setiap lensa untuk menyesuaikan pengolahan dan penajaman gambar, dengan tujuan untuk memerangi difraksi dan lens aberration. Pada prinsipnya harus membuat hasil gambar JPEG yang keluar dari kamera lebih tajam baik saat menggunakan bukaan (aperture) besar atau kecil.
Kamera X-E2 akan tersedia mulai bulan November 2013 dengan harga jual yang sekitar USD $ 1000 body-only atau dengan lensa kit XF 18-55mm F2.8-4 LM zoom sebesar $ 1400.

Spesifikasi Kamera Fujifilm X-E2

  • Sensor APS-C X-Trans CMOS II 16.3 million megapixels
  • Processor EXR II (Start-up 0.5s, Shutter lag 0.05s, Shooting interval 0.7s)
  • AF speed 0.08s
  • Lens Modulation Optimizer untuk meningkatkan image quality
  • EVF 2.36 million dot OLED Extra high resolution
  • ±3 EV Exposure Compensation dial, third stops increments
  • LCD 3″ 1.04 million dot (High contrast, High Brightness dan Wide viewing angle)
  • Built-in Super Intelligent pop-up Flash (hot shoe for external flash)
  • ISO 200 – 6400, extended ISO 100, 12800, 25600
  • Q Menu shortcut button
  • In-camera RAW converter
  • Film simulation modes (Velvia, ASTIA, PROVIA, Monochrome, Sepia, Pro Neg.Std & Pro Neg.Hi)
  • Artistic features (Multiple exposure, Panoramic shooting,Toy Camera, Miniature, Dynamic Tone, Pop Color, Soft Focus, High Key, Low Key, Partial Color).
  • Selection of Bracketing functions (AE/ISO/Dynamic Range &Film Simulation)
  • Video Recording Full HD
  • Microphone/shutter release input (φ2.5mm)
  • Approximately 350 shots per battery charge

Preview, Hands On Dan First Impression Kamera Fujifilm X-E2

  • First Impression oleh DPReview. “Fujifilm X-E2 mampu menawarkan kepada fotografer serius gabungan menarik dari kualitas gambar yang tinggi, ergonomi yang sangat baik dan responsif secara keseluruhan, yang harus membuatnya menjadi pesaing serius di antara model mirrorless pada posisi harga yang sama.”
  • First Look oleh Fujirumors. “Bagi banyak pengguna, peningkatan paling penting dari X-E2 adalah sistem autofocus on-sensor hybrid PDAF / CDAF. Kinerja AF keseluruhan cukup baik. Kamera terasa cepat dan PDAF melakuka fokus dengan seketika.”
  • Preview oleh Pocket-Lint. “Kami mengambil gambar di ruangan redup dengan ISO standar, tapi kamera – lengkap dengan lensa prime 14mm – terus mengambil gambar dengan mudah. Pada beberapa kesempatan itu gagal untuk fokus, tapi tidak terlalu sering.”
  • Hands on oleh ePhotozine. “Layar LCD baru dan jendela bidik elektronik resolusi tinggi terlihat sangat baik saat menggunakannya di kamera, built-in sensor eye detection berarti kamera akan secara otomatis ke jendela bidik elektronik ketika mengangkat mata Anda.”
  • Review oleh Imaging Resource. “X-E2 seperti X-E1 memiliki mekanikal Shutter Speed ​​dan Eksposur Kompensasi, tetapi X-E2 meningkatkan jangkauan menjadi ± 3 EV.”
  • Firest Impression oleh Trusted Review“X-E2 berbagi Body yang sama seperti X-E1 yang memiliki kualitas tinggi dengan nuansa dan gaya tradisional, dengan speed dial shutter serta kemampuan untuk menggunakan lensa dengan atau tanpa cincin aperture .”
  • Hands on oleh Techradar“Fujifilm telah mendengarkan saran yang masuk dengan lebih dari 60 perbaikan di X-E2, dan meskipun tidak semuanya perubahan yang besar, beberapa perubahan yang menjanjikan kamera lebih baik di X-E2.”

Gambar Kamera Fujifilm X-E2

Kamera Fujifilm X-E2 (Belakang), Image Credit Fujifilm
Kamera Fujifilm X-E2 (Belakang), Image Credit Fujifilm
Kamera Fujifilm X-E2 (Detail Kontrol), Image Credit Fujifilm
Kamera Fujifilm X-E2 (Detail Kontrol), Image Credit Fujifilm
Kamera Fujifilm X-E2 (Atas), Image Credit Fujifilm
Kamera Fujifilm X-E2 (Atas), Image Credit Fujifilm

Press Release Kamera Fujifilm X-E2

FUJIFILM ONCE AGAIN REDEFINES THE PHOTOGRAPHIC EXPERIENCE WITH THE NEW X-E2

Valhalla, N.Y., October 18, 2013 – As a leader in advanced digital camera technology and outstanding image resolution, FUJIFILM North America Corporation today announced the new FUJIFILM X-E2, a premium interchangeable lens camera featuring the latest generation 16.3 Megapixel APS-C X-Trans CMOS II*1 sensor and the segment’s fastest autofocus of 0.08 seconds*2 for a truly remarkable photographic experience.
As the fifth interchangeable lens camera system introduced within the award-winning FUJIFILM X-Series, the FUJIFILM X-E2 delivers picture quality that rivals full-frame cameras with high definition image capture, Fujifilm’s legendary color reproduction and category-leading speed.
“Outstanding image quality and beautiful design are the hallmarks of the FUJIFILM X-Series experience, and today’s announcement of the new X-E2 shows Fujifilm’s unrelenting commitment to photographic excellence,” said Manny Almeida, senior vice president and general manager, FUJIFILM North America Corporation, Imaging and Electronic Imaging Divisions. “With the X-E2, photographers will immediately be amazed by its high-speed hybrid AF with phase detection, pin-sharp image quality, and improved HD movie capture for endless photographic possibilities.”
Award-winning 16.3 Megapixel APS-C X-Trans CMOS II sensor and EXR Processor II
The FUJIFILM X-E2 uses the 16.3 Megapixel APS-C X-Trans CMOS II sensor which expertly controls moiré and false color generation. This is attained by using an original color filter array with a highly randomized pixel arrangement that removes the need for an Optical Low Pass Filter (OLPF) that degrades resolution. The image quality in the X-E2 is further refined by the inclusion of the first Lens Modulation Optimizer(LMO) for interchangeable lens cameras.
The EXR Processor II in the new X-E2 more than doubles the processing speed*3 of the previous generation. It is able to harness the information taken from over 100,000 phase detection pixels incorporated in the X-Trans CMOS II to deliver extraordinary imaging capability.
This advanced technology has been made possible by the integrated development of lens, sensor and processor, and is based on the optical performance and characteristics of individual lenses. With each of these components working together, the X-E2 achieves astonishing resolution, extends dynamic range, and reduces noise at high sensitivity.
Fast and accurate focusing 
The FUJIFILM X-E2 gives photographers and enthusiasts ultra-fast response times to catch even the quickest memorable moments. The X-E2 has a rapid startup time of 0.5 seconds*4, minimal shutter lag of 0.05 seconds, and high-speed continuous shooting of 7.0 fps (up to approx. 28 frames)*5.
With its auto switching AF, the X-E2 combines contrast AF with an improved phase detection AF algorithm that provides accurate capture of low-contrast subjects in low light as well as high-speed responsiveness.
Manual focus made easier
Manual focus has been made easier by the inclusion of Digital Split Image*6 technology. This helps the user achieve pin-sharp focusing by simply adjusting focus to line up the four stripes displayed in the central part of the live view. Focus Highlight Peaking allows for an outline in
high contrast areas of subjects during focusing, further assisting the photographer in achieving stunningly sharp images.
Classic design and intuitive operation
The FUJIFILM X-E2 continues the tradition of the X-Series with uncompromising craftsmanship and classic design that puts the photographer first. The X-E1 features manually adjustable shutter speed and exposure compensation dials, which has been increased to ±3 EV, for easy controls. The X-E2 also allows users to customize up to four buttons on the top and back of the camera to suit their own shooting style.
The X-E2 features a bright and accurate 2.36 million dot OLED viewfinder with Fujifilm’s original optical design for a distortion-free field of view. A premium clear 3” LCD screen with 1.04 million dot resolution and reinforced glass gives users high viewing angles and a true view of their subject.
Improved movie performance
The FUJIFILM X-E2 shoots full HD video at 1920×1080 with up to 60fps with AF tracking performance for exceptional speed, accuracy and smoothness with a high bitrate of 36Mbps. The X-E2 delivers quick focusing on subjects, even when panning and zooming. With the X-E2, film simulation settings and exposure compensation (±2 EV) can be used during movie recording.
Easy Image Transfer with WiFi® button
The FUJIFILM X-E2 includes a WiFi button that lets users transfer high quality photos and movies*7 to smartphones, tablets and computers for easy sharing on social media sites.
To connect the X-E2 to a smartphone or tablet, users can download the free dedicated “FUJIFILM Camera Application” to their iPhone™ / iPad™ or Android™ smartphone or tablet device to transfer up to 30 pictures at a time from the X-E2. The app also lets users download movies, expanding the range of options available for enjoying pictures taken with the camera.
Once paired, users can press and hold the WiFi button to begin sharing images and movies immediately to their smartphone or tablet.
The X-E2 also has an Advanced Filter function and Film Simulation modes to give users a range of creative filters and film effects to apply and achieve unique and artistic looks.
FUJIFILM X-E2 key features list:
  • 16.3 million Megapixels APS-C X-Trans CMOS II Sensor
  • EXR Processor II
    • Start-up time of 0.5
    • Shutter lag time of 0.05
    • Shooting interval time of 0.7
  • AF speed 0.08 seconds
  • Lens Modulation Optimizer for improved image quality
  • Extra high resolution 2.36 million dot OLED electronic viewfinder
  • ±3 EV Exposure Compensation dial with third stops increments
  • 3” (1.04 million dot) premium clear LCD (High contrast, High Brightness and Wide viewing angle)
  • Built-in Super Intelligent pop-up Flash(hot shoe attachment also available for external flash)
  • ISO200 – 6400, extended ISO 100, 12800, 25600, Auto(maximum ISO setting from ISO 400 – ISO6400 available)
  • Q Menu shortcut button
  • In-camera RAW converter
  • Film simulation modes (Velvia, ASTIA, PROVIA, Monochrome, Sepia, Pro Neg.Std & Pro Neg.Hi)
  • Artistic features: Multiple exposure, Panoramic shooting,Toy Camera, Miniature, Dynamic Tone, Pop Color, Soft Focus, High Key, Low Key, and Partial Color.
  • Selection of Bracketing functions (AE/ISO/Dynamic Range &Film Simulation)
  • Full HD Movie
  • Microphone/shutter release input (φ2.5mm)
  • Super Intelligent Flash
  • Approximately 350 shots per battery charge
FUJIFILM X-E2 accessories list:
  • Dedicated all-leather case BLC-XE1 with separate cloth wrap
  • Compatible with all FUJINON X Mount lenses
  • M Mount Adapter for additional lens compatibility
  • Hand Grip HG-XE1
  • Three dedicated flash models to choose from depending on requirements (EF-X20, EF-20, EF-42)
  • Protector filters (PRF-39, PRF-52, PRF-58 and PRF-62)
  • Remote release RR-90
The FUJIFILM X-E2 (body only) will be available in November 2013 for $999.95 in both black, and a two-tone black and silver.
The FUJIFILM X-E2 and XF18mm-55mm (27-84mm) F2.8-4 lens (kit) will be available in November for $1,399.95.
The FUJIFILM X-E2 uses the same FUJIFILM X-Mount as the X-Pro1, X-E1 X-M1 and X-A1, and all FUJIFILM XF and XC lenses work with all X-Series interchangeable lens cameras.
The current Fujifilm lens family includes the following FUJINON XF and XC lenses:
  • XF 14mm F2.8 R
  • XF 18mm F2.0 R
  • XF 23mm F1.4 R
  • XF 27mm F2.8
  • XF 35mm F1.4 R
  • XF 60mm F2.4 R Macro
  • XF 18-55mm F2.8-4.0 R LM OIS
  • XF 55-200mm F3.5-4.8 R LM OIS
  • XC 16-50mm F3.5-5.6 OIS
  • XC 50-230mm F4.5-6.7 OIS
*1: X-Trans is a trademark or registered trademark of FUJIFILM Corporation
*2: FUJIFILM research as of September 2013. Compared with other digital cameras equipped with 4/3-inch sensor or larger, based on CIPA standards, and using internal measurement methods under high performance mode. Attached with XF14mm F2.8R lens.
*3: Compared with EXR Processor Pro
*4: In high performance mode with XF27mm F2.8 lens
*5: JPEG format: Use a card with SD speed class with class 10 or higher.
*6: Digital Split Image is a trademark or registered trademark of FUJIFILM Corporation
*7: FUJIFILM Camera Application for iOS can save movie files up to 1280 x 720

Firmware Update Canon 5D Mark III Versi 1.2.3 Sudah Tersedia

Firmware Update Canon 5D Mark III Versi 1.2.3 Sudah Tersedia

5D Mark III Front
Bagi yang menggunakan kamera Canon 5D Mark III saat ini sudah bisa melakukan update firmware terbaru yang dirilis Canon dengan versi 1.2.3. Firmware update Canon 5D ini memperbaiki beberapa isu antara lain :
  • Perbaikan masalah di mana lampu flash mungkin tidak menyala tergantung pada timing ketika tombol shutter ditekan.
  • Perbaikan masalah di mana nilai Microadjustment AF dapat berubah .
  • Perbaikan masalah di mana monitor LCD kadang menunjukkan garis warna palsu sepanjang batas high-contrast.
  • Perbaikan fenomena dimana histogram gambar LiveView ditampilkan dengan tidak benar bila kabel HDMI terhubung.
  • Memungkinkan untuk menyesuaikan kecerahan monitor LCD kamera ketika kabel HDMI terhubung.
Firmware Versi 1.2.3 adalah untuk kamera dengan firmware ke versi 1.2.1 . Jika firmware kamera terbaru sudah Versi 1.2.3  maka tidak perlu untuk update firmware. Ketika memperbarui firmware dari kamera silahkan pelajari terlebih dahulu instruksi dengan seksama sebelum Anda men-download firmware .
Buka link download firmware Canon 5D Mk III melalui situs resmi Canon ini. Pilih pada bagian Firmware dan pilih link yang versi 1.2.3. Selanjutnya ikuti petunjuk yang ditampilkan.

Kamera Nikon D5200 Memakai Sensor Toshiba, Dan Mengalahkan D3200 Dan Canon 650D Dalam Uji DxOMark

Kamera Nikon D5200 Memakai Sensor Toshiba, Dan Mengalahkan D3200 Dan Canon 650D Dalam Uji DxOMark
DxOMark Nikon D5200, Image Courtesy: Nikonrumors.com
DxOMark Nikon D5200, Image Courtesy: Nikonrumors.com
Mengutip dari DxOMark yang baru saja mempublikasikan hasil tes mereka untuk kamera Nikon D5200. Kamera tersebut mencetak sedikit lebih baik daripada predesessornya yaitu Nikon D3200, yang menarik karena mereka berdua memiliki sensor 24MP diproduksi oleh dua perusahaan yang berbeda (Toshiba untuk D5200 dan Nikon untuk D3200).
Yang cukup mengeherankan juga dominasi Nikon atas Canon di DxOMark ini untuk level kamera yang sama. Terlihat hasil untuk overall score jauh sekali, Nikon D5200 84 dan Canon 650D yang notabene juga kamera baru hanya 62. Canon kalah telah diseluruh bagian mulai dari Color Depth 24.2 bit vs 21.7 bits, untuk dynamic range 13.9 Evs vs 11.2 Evs, dan low-light performance yang berkaitan juga dengan noise 1284 vs 772.
Perlu dicatat bahwa hasil test DxOMark ini murni hanya test output RAW dari sensor, dan biasanya memiliki hasil yang sangat berbeda dengan output dari engine/prosessor kamera masing-masing, yang harus diuji pada laboratorium yang lebih terukur. Tapi setidaknya ini menjadi indikasi awal performa output dari kamera.

sumber : rumorkamera.com

Nikon D5300, Kamera DLSR Terbaru dengan Sensor 24.2 Megapiksel dan Fitur WiFi Built-in

Nikon D5300, Kamera DLSR Terbaru dengan Sensor 24.2 Megapiksel dan Fitur WiFi Built-in
ikon baru saja memperkenalkan produk kamera DLSR terbarunya yakni D5300. Kamera DLSR terbaru ini pun menjadi yang pertama di jejeran produk DLSR Nikon yang hadir dengan fitur built-in WiFi. Sebelumnya, mereka menyediakan dongle WU-1a untuk konektivitas WiFi sebagai fitur tambahan.
Kamera D5300 ini pun ditujukan untuk para konsumen yang membutuhkan kamera interchangeable yang bisa digunakan sehari-hari dan mampu memberikan kualitas tinggi. Kamera ini hadir dengan sensor 24.2 megapiksel dan tidak dilengkapi filter optik low pass.
Kamera ini dilengkapi dengan prosesor Expeed 4 yang memungkinkan pengambilan video full HD pada kecepatan 60fps serta meningkatkan efisiensi baterai. Sekali pengisian baterai, kamera ini bisa digunakan untuk mengambil sebanyak 700 gambar, meningkat dibandingkan model sebelumnya D5200 yang mampu mengambil sebanyak 500 gambar.
Dengan adanya fitur WiFi, pengguna kamera ini pun bisa memakai aplikasi Wireless Mobile Utility di Android dan iOS. Aplikasi tersebut pun memungkinkan penggunanya untuk mengambil gambar secara remote dengan memakai smartphone.
Kamera ini mempunyai bobot yang lebih ringan dibandingkan pendahulunya, yakni 530 gram. Kamera ini juga hadir dengan display 3.2 inci dan tersedia dalam tiga pilihan warna, yakni hitam, merah dan abu-abu. Kamera besarta kit lensa 18-140mm f/3.5-5.6 bakal dipatok dengan harga sebesar 1400 USD. Sementara untuk bodi kamera ini saja dipatok dengan harga sebesar 800 USD atau sekitar 8.5 jutaan rupiah untuk bodi saja.
Spesifikasi utama Nikon D5300:
  • 24.1MP DX format CMOS sensor, without OLPF
  • EXPEED 4 processing
  • ISO 100-6400 standard, up to 25600 expanded
  • 5 fps continuous shooting
  • 39 point AF system, 9 sensors cross type
  • 2016 pixel RGB metering sensor
  • 1080p60 video recording, built-in stereo mic
  • 1.04M dot 3.2″ vari-angle LCD monitor

Tutorial Konsep Dasar Fotografi Dan Kamera Digital

Tutorial Konsep Dasar Fotografi Dan Kamera Digital
Tulisan ini akan membahas dan memperkenalkan konsep dasar fotografi dan kamera digital agar kita dapat mengambil foto dengan lebih baik. Karena ketika kita mengenal alat yang kita gunakan, seharusnya kita lebih menjiwai dalam bekerja dengannya .. harapannya hasilnya akan jauh lebih baik. Bagi yang baru baru terjun ke dunia fotografi wajib baca ! Bagi yang sudah terjun tolong disundul gan, dishare dan disebarkan seluas-luasnya hehe.
Jadi gini, hal dasar yang perlu kita camkan di pikiran kita, bahwa untuk mengambil foto-foto yang bagus tidak perlu kamera mahal dan sebuah tas (yang didesain khusus untuk kamera cieee) penuh peralatan. Yang penting adalah kemampuan fotografer untuk melihat sekitarnya dan menggunakan pengetahuannya untuk memahamai obyek foto. Hentikan debat kamera mana yang paling hebat, sistem mana yang paling bagus. Ambil segera yang dibutuhkan dan pelajari. Anda bisa cek daftar harga kamera terbaru di berbagai toko online misalnya Lazada atau yang lainnya.
Saya ingin mencoba back to basic di artikel kali ini, bahkan sangat basic menyangkut mekanisme kamera, bagaimana dasar-dasar fotografi, membuat orang yang baru terjun semakin tertarik dan mudah-mudahan bisa membantu untuk menikmati hobi atau bahkan naik level menjadi seorang pro (tentu dengan banyak latihan). Ya saya tahu, selama ini saya memang terlalu banyak ngomongin rumor dan berita kamera sehingga tidak sempat untuk membahas pengetahuan, teknik dan skill terkait fotografi.

Diagram Kamera

Contoh Diagram Kamera, Image Labeled For Commercial Reusable
Contoh Diagram Kamera, Image Labeled For Commercial Reusable
Kata “fotografi” berasal dari negara Perancis tetapi didasarkan pada kata Yunani dan secara harafiah berarti “menggambar dengan cahaya”. Jadi seni pada fotografi pada dasarnya adalah seni melihat dan menyeimbangkan cahaya.
Ilustrasi di sebelah menunjukkan jalan cahaya bergerak dari objek ke sensor (atau film di kamera non-digital).
  1. Pertama cahaya harus masuk melalui lensa, yang merupakan serangkaian potongan dari kaca cembung cekung. Jika fokus didapat dengan baik maka cahaya akan bertemu pada sensor.
  2. Cahaya akan melewati Aperture (semacam lubang bukaan yang besarnya bisa diatur) yang ditempatkan di dalam lensa. Pada dasarnya merupakan mekanik pembukaan yang mengontrol seberapa banyak cahaya mencapai sensor.
  3. Untuk kamera jenis DSLR, sebelum menyentuh sensor cahaya akan terpantul melalui Mirror (cermin) dan masuk ke prisma untuk diteruskan ke eyepiece dan mata pengguna. Untuk jenis kamera mirrorless, cahaya langsung menyentuh sensor dan obyek ditampilkan di LCD.
  4. Shutter terletak di dalam body kamera tepat di depan sensor. Shutter berfungsi sebagai mekanika dalam menentukan /mengontrol berapa lama sensor terkena cahaya.
  5. Sensor adalah piringan persegi yang sangat sensitif di mana cahaya diserap, diubah menjadi informasi digital berupa pixel warna yang membentuk sebuah gambar/foto.

Aperture (Bukaan)

Diagram Aperture dan Efek DOF, Image Labeled For Commercial Reusable
Diagram Aperture dan Efek DOF, Image Labeled For Commercial Reusable
Aperture terletak di dalam lensa dan mengendalikan seberapa banyak cahaya bisa melewati lensa menuju sensor. Aperture yang besar memungkinkan banyak cahaya lewat dan sebaliknya bukaan yang kecil membuat cahaya sedikit. Mengetahui bagaimana aperture mempengaruhi foto adalah salah satu bagian yang paling penting dari fotografi, yang antara lain mempengaruhi :
  1. Jumlah cahaya
  2. Depth of field
  3. Kecepatan lensa
  4. Ketajaman gambar
  5. Vignetting
Angka F adalah nomor matematika yang mengekspresikan diameter aperture, merupakan bagian penting dari memahami bagaimana aperture dan eksposur bekerja. Semua angka F memiliki notasi yang umum, misalnya f/5.6 atau f/2.8. Ada beberapa jumlah set angka F yang digunakan dalam fotografi , ada beberapa skala yang berbeda tetapi “standar” skala angka F full-stop adalah:
  • f / 1.4 (bukaan terbesar, sebenarnya ada juga f / 1 yang lebih besar)
  • f / 2
  • f / 2.8 
  • f / 4 
  • f / 5.6 
  • f / 8 
  • f / 11
  • f / 16
  • f / 22 (bukaan terkecil)
Ini dikenal sebagai angka F full-stop. Jika Anda menurunkan angka F satu full-stop misal f / 4 ke f/2.8, artinya jumlah cahaya yang melewati akan dua kali lipat lebih banyak. Jika Anda meningkatkan angka F satu full-stop, seperti f /5.6 ke f / 8, maka hanya setengah jumlah cahaya yang akan mencapai sensor. Mengapa angkanya kecil kok bukaannya lebih besar ? karena angka tersebut sebagai angka pembagi dari f (focal length).
Ada beberapa angka F antara dari angka full-stop di atas tergantung pada apa skala sedang digunakan. Yang paling umum adalah skala 1/3 , yang berarti bahwa setiap langkah ketiga adalah full -stop , sehingga memberikan Anda dua pengaturan antara dari setiap full-stop. Misalnya antara f / 8 dan f /11 kita bisa set f / 9 dan f /10.

Shutter (Rana)

Shutter Blade (Bilah Rana), Image Labeled For Commercial Reusable
Shutter Blade (Bilah Rana), Image Labeled For Commercial Reusable
Shutter atau rana adalah mekanisme yang mengontrol berapa lama sensor terkena cahaya. Semakin lama shutter membuka lebih banyak cahaya dapat ditangkap oleh sensor. Shutter berbentuk seperti bilah yang dapat membuka dan menutup dengan cepat, tetapi lama waktu membukannya bisa diatur dinamakan dengan shutter speed. Shutter speed tinggi akan menghasilkan objek freeze tidak bergerak dan kecepatan rana lambat akan menangkap gerakan dari obyek bergerak (gambar menjadi blur).
Ada skala stop untuk kecepatan rana seperti pada aperture, contoh di bawah ini adalah satu full-stop (dalam detik/second) :
1/16000, 1/8000, 1/4000, 1/2000, 1/1000, 1/500, 1/250, 1/125, 1/60, 1/30, 1/15, 1/8, 1/4, 1/2, 1, 2, 4, 8, 16
Dan seperti halnya dengan aperture, shutter speed pada umumnya juga bisa memiliki 1/3 skala, memberikan dua langkah di antara setiap full-stop. Misalnya antara 1/60 dan 1/125 bisa menggunakan 1/80 dan 1/100.
Dua faktor utama yang mengendalikan eksposur adalah shutter speed dan aperture. Saat ini juga sudah berkembang yang namanya electronic shutter dimana tidak lagi melibatkan mekanisme bilah yang membuka dan menutup, tetapi sepenuhnya rekayasa elektronik.

ISO

Setting ISO, Image Labeled For Commercial Reusable
Setting ISO, Image Labeled For Commercial Reusable
Kecepatan ISO (berasal dari Organisasi Internasional untuk Standardisasi ) adalah ukuran kecepatan film atau sensitivitas terhadap cahaya. Dengan kamera digital ISO mempengaruhi sensor. Sebuah kecepatan ISO rendah membutuhkan waktu lama untuk pencahayaan, kecepatan ISO tinggi memerlukan waktu sedikit untuk memberikan eksposur yang sama.
Satu langkah dalam ISO sama dengan satu full-stop. Pada ISO tidak ditemukan skala 1/3. Berikut adalah kecepatan ISO yang paling umum.
ISO 50 100 200 400 800 1600 3200 6400 12800 25600
Pada film 35mm, film dengan kecepatan ISO tinggi memiliki lebih banyak buliran dari sebuah film yang lebih lambat – tetapi sensor modern tidak menggunakan mekanisme yang sama. Sehingga sensor digital menciptakan noise. Noise digital tidak terlihat baik seperti pada butiran film. Terlihat contoh di atas, high ISO membuat gambar noise yang mengganggu.
Jika tidak ada masalah pencahayaan, maka selalu gunakan nomor ISO rendah tetapi jika Anda di dalam ruangan dengan cahaya rendah atau kondisi lain ketika Anda menemukan kombinasi aperture / shutter tidak cukup, maka  kecepatan ISO bisa diperbesar. Sensor digital baru terus dikembangkan dan tingkat kebisingan dengan kecepatan ISO tinggi menurun pada setiap rilis kamera baru.
Konsep di atas memang tidak menjelaskan secara detail cara menggunakannya secara harmonis di kamera, tetapi setidaknya kita sudah tahu dulu mekanisme kerjanya. Lain waktu tentu kita akan bahas lebih detail satu-persatu. Okey, selesai sudah tulisan tentang teknik dasar fotografi dan kamera ini, semoga bermanfaat. Oh ya, bagi yang belum punya kamera atau mau nambah, bisa membeli kamera secara online di Lazada Indonesia. Saya harus balik maning ke berita dan rumor-rumor lagi >_<. Semoga bisa menulis review beberapa kamera.